Sarasehan Refleksi Pendidikan, Bahas Tuntas Strategi - Evaluasi Pendidikan di Kediri

By nad 16 Mei 2024, 13:28:48 WIB Pendidikan
Sarasehan Refleksi Pendidikan, Bahas Tuntas Strategi - Evaluasi Pendidikan di Kediri



Kediri, harianjatim.net -  Dalam rangkaian Hari Pendidikan Nasional, Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri melangsungkan sarasehan refleksi pendidikan Kabupaten Kediri. 

Baca Lainnya :

Sarasehan tersebut dilakukan untuk duduk bersama mendiskusikan sejumlah evaluasi dan strategi memajukan kualitas pendidikan di Kabupaten Kediri. 

"Kita ingin menyampaikan profil pendidikan Kabupaten Kediri seperti apa, capaian-capaian yang sudah diraih. Kemudian hambatan serta  kendala yang ada," tutur Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Mokhamat Muhsin,  Rabu (15/05/2024). 

Menurutnya refleksi pendidikan tersebut tidak hanya membahas kelemahan dan kekurangan, tapi bagaimana capaian yang sudah didapatkan kedepan diharapkan bisa terus ditingkatkan dan dikembangkan dengan inovasi dan kreativitas. 

Sarasehan diikuti para guru serta berbagai elemen dunia pendidikan Kabupaten Kediri, organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, serta media. *Alhamdulillah banyak masukan dan energi dari teman-teman yang hadir, " ucap Muhsin. 

Sarasehan Refleksi Pendidikan Kabupaten Kediri menghadirkan sejumlah narasumber. Salah satunya adalah guru besar bidang studi pendidikan bahasa Universitas Negeri Malang 

Prof Dr Moh. Ainin MPd. Dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan aspek mikro dan makro, perlu diperhatikan dalam dunia pendidikan. 

Pada aspek mikro, input dan output harus sinkron. "Inputnya harus dengan baik. Ditata dengan baik, proses juga baik, nanti lulusannya, outputnya juga akan menghasilkan lulusan baik," tuturnya. 

Sementara dari aspek makro, peran dan kesadaran orang tua terhadap pendidikan anak harus kuat, agar anak di sekolah, sadar akan sekolah, disiplin di sekolah, kemudian anak punya minat dan semangat di sekolah. 

"Belajarnya juga semangat, kalau orang tuanya tidak punya peran aktif, maka jadi pasif. Dan itu hidupnya anak itu kan paling banyak dengan orang tua, karena itu keluarga itu pendidikan pertama. Dan tidak hanya cukup di sekolah saja, tapi orang tua harus memperhatikan pendidikan anaknya," tegasnya.nd




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment