Berita

46 Penderita TBC di Kota Mojokerto Terima Bantuan ATENSI Kemensos Rp83,2 Juta

Wali Kota Ika Puspitasari didampingi Sekdakot Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo menyerahkan bantuan kepada warga penderita TBC yang menjalani pengobatan maupun yang sembuh.

Mojokerto, harianjatim.net – Sebanyak 46 penderita tuberkulosis (TBC), baik yang masih menjalani pengobatan maupun yang telah sembuh, menerima bantuan sosial melalui program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp83,24 juta.

Bantuan diserahkan langsung oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari di Sabha Mandala Tama, Jalan Gajah Mada Nomor 145, Kota Mojokerto, Rabu (21/10/2026). 

Program ini merupakan hasil sinergi Kemensos RI melalui Sentra Margo Laras di Pati dengan Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A).

Setiap penerima manfaat memperoleh bantuan senilai Rp1.809.580 yang terdiri atas paket sembako, bantuan nutrisi, serta perlengkapan rumah tangga berupa lemari plastik, kipas angin, dan tikar.

“Bantuan tersebut ditujukan untuk meringankan beban ekonomi keluarga, membantu memenuhi kebutuhan pangan dan nutrisi, serta mendukung peningkatan kualitas hidup para penerima manfaat, ” tutur Wali Kota. 

Sementara itu, Kepala Dinsos P3A Kota Mojokerto, Farida Mariana menyampaikan bahwa kelompok penderita TBC, baik yang masih aktif maupun telah sembuh, membutuhkan perhatian berkelanjutan. Selain menghadapi tantangan pemulihan kesehatan, sebagian di antaranya juga memerlukan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga.

“Melalui program ATENSI, pemerintah berupaya memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok rentan agar mereka mendapatkan dukungan yang sesuai dengan kebutuhannya, ” katanya. 

Program ini juga menjadi bagian dari upaya penanganan kemiskinan melalui kolaborasi pemerintah pusat dan daerah. Penyaluran bantuan tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak, tetapi juga diharapkan mampu mendukung kesejahteraan penerima manfaat secara berkelanjutan.

Farida menegaskan komitmennya untuk memperkuat koordinasi dengan Kemensos RI melalui Sentra Margo Laras di Pati, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, serta pemangku kepentingan lainnya.

“Koordinasi ini mencakup penyaluran bantuan, pendampingan, dan pemantauan agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, ” imbuhnya. 

Melalui sinergi tersebut, Pemkot Mojokerto berharap jangkauan pelayanan sosial semakin luas dan mampu menjawab kebutuhan kelompok rentan secara lebih optimal.

Bantuan ATENSI ini diharapkan dapat membantu meringankan beban penerima manfaat sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan masyarakat Kota Mojokerto yang lebih sejahtera, mandiri, dan bermartabat. (Ud) 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button