DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa Memperingati Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108
Mojokerto,harianjatim.net – Peringatan Hari Jadi Kota Mojokerto ke 108 tahun 2026 mengusung tema Mojokerto Berdaya, Rakyat Sejahtera, Pembangunan Merata yang akan diselenggarakan 20 Juni mendatang. Menyambut hari istimewa, DPRD Kota Mojokerto menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108 di ruang sidang utama DPRD Kota Mojokerto, Jumat (19/6/2026).
Rapat paripurna yang berlangsung khidmat dihadiri seluruh anggota DPRD Kota Mojokerto, jajaran Pemerintah Kota Mojokerto, unsur Forkopimda, instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen strategis di Kota Mojokerto. Ketua DPRD Kota Mojokerto, Ery Purwanti, menjelaskan agenda tunggal rapat paripurna istimewa kali ini adalah mendengarkan sambutan Wali Kota Mojokerto dalam rangka Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108. Peringatan Hari Jadi Kota Mojokerto tahun ini mengusung tema “Mojokerto Berdaya, Rakyat Sejahtera, Pembangunan Merata”, yang selaras dengan berbagai program pembangunan daerah melalui penguatan kualitas sumber daya manusia serta pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Mojokerto Hj. Ika Puspitasari, S.E., menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi Kota Mojokerto bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi atas perjalanan panjang pembangunan yang telah dilalui bersama. “Paripurna kali ini menjadi istimewa karena seluruh unsur pemerintah daerah, instansi vertikal, dan berbagai elemen masyarakat dapat bersama-sama memperingati sekaligus merefleksikan perjalanan pembangunan Kota Mojokerto. Semoga Kota Mojokerto senantiasa diberikan kekuatan untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di berbagai sektor,” ujarnya.
Wali kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang unggul, produktif, berkarakter dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Pemerintah Kota Mojokerto terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, keterampilan masyarakat, serta memperluas akses dan kesempatan bagi seluruh warga tanpa terkecuali. “Pembangunan yang kita laksanakan harus mampu dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak, generasi muda, perempuan, lansia, penyandang disabilitas hingga kelompok rentan lainnya,” tegasnya.
Ning Ita juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Mojokerto. Pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto terus menunjukkan tren positif, dari 2,79 persen pada tahun 2023 meningkat menjadi 5,32 persen pada tahun 2024 dan kembali naik menjadi 5,34 persen pada tahun 2025. Sementara itu, angka kemiskinan mengalami penurunan dari 5,77 persen pada tahun 2023 menjadi 5,57 persen pada tahun 2024 dan kembali turun menjadi 5,05 persen pada tahun 2025 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).(ind/adv)








