Buka Akses Pendidikan Hingga Pertanian Desa Mojojajar-Beratkulon, Jembatan Rp3,2 Miliar Diresmikan

Sekda Teguh Gunarko melihat struktural jembatan kali Marmoyo penghubung Desa Mojojajar-Beratkulon usai ia diresmikan.
Mojokerto, harianjatim.net – Jembatan penghubung Dusun Bolorejo, Desa Mojojajar – Desa Beratkulon, Kecamatan Kemlagi, diresmikan Sekretaris Daerah (Sekda) Teguh Gunarko, mewakili Bupati Muhammad Al Barra, Sabtu (18/7/2026). Infrastruktur vital senilai Rp 3,2 miliar yang dibangun dari P-APBD TA 2025 ini bakal menjadi akses baru bagi jalur aktivitas ekonomi dan pertanian hingga pendidikan kedua desa.
“Jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi menjadi penghubung harapan bagi masyarakat. Manfaat terbesarnya adalah memberikan akses yang lebih aman dan mudah, terutama bagi anak-anak menuju sekolah, mempercepat akses menuju fasilitas kesehatan, memperlancar distribusi hasil pertanian, perdagangan, dan meningkatkan konektivitas antarwilayah,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko.
Manajer Pemkab Mojokerto itu menandai peresmian jembatan meneken prasasti dan pengguntingan pita di atas jembatan. Masyarakat setempat juga menyuguhkan sejumlah tumpeng yang dipotong Sekda Teguh, dan selanjutnya “dipurak” bersama warga setempat dari Banser, GP Ansor, Fatayat dan Muslimat.

Dalam sambutannya, Teguh mengungkapkan bahwa pembangunan Jembatan Dusun Bolorejo adalah bentuk komitmen Pemkab Mojokerto terhadap keadilan. Pembangunan tidak hanya dilakukan di selatan Sungai Brantas kendati ada rencana memindahkan pusat pemerintahan ke Mojosari, tapi juga ke sisi utara.
Pembangunan ini demi meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memperkuat kualitas infrastruktur dasar yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Teguh mengatakan, jembatan ini dibangun melalui Program Bantuan Keuangan (BK) Desa untuk Infrastruktur yang bersumber dari P-APBD Tahun Anggaran 2025 dengan nilai anggaran sebesar Rp3,2 miliar.
“Pembangunan infrastruktur tersebut juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi Kabupaten Mojokerto, yakni ‘Terwujudnya Kabupaten Mojokerto yang Lebih Maju, Adil, dan Makmur, ” tandasnya.
Karenanya, Pemkab Mojokerto mendorong pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran. Demi mendukung pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah.
Masyarakat juga diminta menjaga dan merawat jembatan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Sementara itu, dalam sambutan singkatnya, Kepala Desa Mojojajar, Saroni, mengungkapkan apresiasi terhadap upaya pemda dan anggota DPRD Hery Suyatmoko yang membantu memperjuangkan berdirinya jembatan ini tersebut.
“Jembatan ini adalah hasil perjuangan pemerintah daerah dan DPRD. Saya mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga pembangunan jembatan dapat terealisasi,” katanya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan memperjuangkan pembangunan jembatan ini. Semoga keberadaan jembatan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat Desa Mojojajar dan menjadi awal pembangunan infrastruktur lainnya di masa mendatang,” ujarnya.
Peresmian jembatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto H. Hery Suyatnoko, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Mojokerto Yurdiansyah, Camat Kemlagi Nicky Scorates, jajaran Forkopimca Kemlagi, Pemerintah Desa Mojojajar, tokoh masyarakat, serta warga setempat. (Adv/nin)








