Pemkot Mojokerto Geber Proyek Strategis, Wali Kota Tekankan Tepat Waktu dan Berkualitas

Pembangunan kantor BPBD di jalan Bhayangkara on progress.Diharapkan rampung sebelum akhir tahun.
Mojokerto, harianjatim.net – Pemerintah Kota Mojokerto terus menggeber sejumlah pembangunan infrastruktur dan peningkatan sarana pelayanan publik. Memasuki paruh kedua 2026, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menekankan agar seluruh proyek prioritas dapat diselesaikan sesuai target waktu, tanpa mengabaikan standar kualitas pekerjaan.
Ning Ita sapaan akrab Ika Puspitasari berharap hasil dari pembangunan tersebut akan dapat dinikmati seluruh masyarakat Kota Mojokerto.
Pesan tersebut menjadi perhatian bagi Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR Perakim) Kota Mojokerto yang menangani sejumlah proyek pembangunan strategis tahun ini.
“Pekerjaan harus selesai tepat waktu. Namun, percepatan jangan sampai mengorbankan kualitas,” demikian penekanan Wali Kota Ika Puspitasari dalam arahannya terkait pelaksanaan pembangunan.
Sejumlah proyek yang tengah dikerjakan antara lain pembangunan Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mojokerto dan Kantor BAZNAS Kota Mojokerto.
Selain pembangunan gedung pemerintahan, Pemkot Mojokerto juga melakukan penataan sarana dan prasarana di kawasan Gelora A. Yani. Penataan tersebut mencakup pembangunan pagar serta area parkir untuk mendukung fungsi kawasan sebagai salah satu ruang aktivitas masyarakat.
Proyek lainnya yakni pembangunan tahap kedua eks gedung DPRD Kota Mojokerto. Pada tahap ini, pekerjaan diarahkan pada penambahan ruang pertemuan di lantai dua sehingga bangunan tersebut dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.
Sementara di wilayah Kecamatan Kranggan, pembangunan difokuskan pada penataan lanskap halaman serta sarana dan prasarana kantor kecamatan. Pemkot juga melakukan rehabilitasi Kantor Kelurahan Blooto sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas fasilitas pelayanan pemerintahan di tingkat kelurahan.
Pemkot Mojokerto berharap seluruh pekerjaan tersebut tidak hanya memenuhi target penyelesaian, tetapi juga menghasilkan bangunan dan fasilitas yang layak, aman, fungsional serta memiliki kualitas konstruksi yang baik.
Dengan demikian, pembangunan yang menggunakan anggaran daerah tersebut dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan memiliki daya guna dalam jangka panjang.
Pemkot juga meminta proses pelaksanaan pekerjaan tetap memperhatikan ketentuan teknis dan kualitas konstruksi. Target waktu menjadi penting, namun hasil akhir pembangunan tetap menjadi ukuran utama keberhasilan sebuah proyek. (Ud)








