
Jakarta, harianjatim.net – Kepala Staf Kepresidenan Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi peran perguruan pencak silat Tapak Suci Putera Muhammadiyah dalam membina karakter dan prestasi generasi muda.
Listyo Sigit menyampaikan apresiasi tersebut saat menghadiri Rapat Kerja Nasional Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah Periode 2026–2031 di Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, pada Minggu (1/11/2026).
“Indonesia perlu memiliki generasi yang berjiwa patriot, cinta tanah air, berintegritas, dan unggul,” ujar Listyo Sigit sebagaimana dikutip dari siaran resmi Kantor Staf Presiden (KSP) di Jakarta, Minggu (1/11/2026).
Listyo Sigit mengatakan Tapak Suci memiliki kontribusi penting dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan dan latihan pencak silat yang tidak hanya mengembangkan kemampuan bela diri, tetapi juga menanamkan nilai keimanan, akhlak, kedisiplinan, persaudaraan, dan integritas.
Menurut Listyo Sigit, nilai-nilai tersebut tercermin dalam semboyan Tapak Suci, yakni “Dengan Iman dan Akhlak Saya Menjadi Kuat, Tanpa Iman dan Akhlak Saya Menjadi Lemah”, yang menjadi landasan pembinaan para anggotanya.
Listyo Sigit berharap nilai-nilai tersebut terus dipertahankan untuk melahirkan generasi muda yang memiliki semangat patriotisme, kecintaan terhadap tanah air, serta kemampuan bersaing.
Selain pembinaan karakter, Listyo Sigit mengapresiasi kontribusi Tapak Suci dalam mengembangkan olahraga pencak silat dan melahirkan atlet berprestasi.
Pada ASEAN University Games 2024, atlet Tapak Suci berhasil meraih enam medali emas, dua perak, dan satu perunggu.
“Prestasi tersebut perlu terus ditingkatkan melalui pembibitan atlet, peningkatan kualitas pelatih, dan kompetisi berjenjang. Namun, tetaplah rendah hati,” katanya.
Listyo Sigit juga menyoroti potensi pencak silat sebagai sarana diplomasi budaya Indonesia di tingkat internasional.
Melalui seni bela diri tradisional tersebut, nilai-nilai luhur bangsa dapat diperkenalkan kepada masyarakat dunia sekaligus memperkuat persahabatan antarbangsa.
Listyo Sigit berharap Tapak Suci dapat melahirkan pendekar dan atlet berprestasi yang berperan sebagai duta budaya untuk membawa nama Indonesia di tingkat internasional.
Dalam kesempatan tersebut pada Minggu (1/11/2026), Listyo Sigit mengajak keluarga besar Tapak Suci memperkuat komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara dengan menjaga soliditas organisasi serta mendukung program nasional.
“Apakah saudara-saudara siap berbakti untuk NKRI? Apakah saudara-saudara siap menjadi patriot pembela bangsa?” tanya Listyo Sigit yang dijawab serempak dengan kata “siap” oleh peserta rapat kerja nasional.
Listyo Sigit menegaskan semangat pengabdian, keberanian membela kebenaran, memerangi kebatilan, dan menolong kelompok lemah merupakan nilai seorang pendekar yang perlu diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Listyo Sigit juga menyampaikan salam hormat Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh keluarga besar Tapak Suci Putera Muhammadiyah.
Listyo Sigit mengingatkan bahwa Prabowo pernah menjabat Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).
Melalui rapat kerja nasional pada Minggu (1/11/2026) tersebut, Listyo Sigit mengajak seluruh jajaran Tapak Suci terus menjaga nilai-nilai luhur perguruan dan memperkuat peran organisasi dalam membina sumber daya manusia unggul sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.
(wa/an)








