BeritaLifestyleNasionalPolitik

Kemkomdigi Identifikasi Modus Rekrutmen Tentara Bayaran WNI di Media Sosial

MEULABOH – harianjatim.net Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia terus memperkuat pengawasan media sosial sebagai upaya mencegah tawaran Warga Negara Indonesia untuk menjadi tentara bayaran di luar negeri pada Rabu, 4 November 2026.

Wakil Menteri Komunikasi Digital Republik Indonesia Nezar Patria di Meulaboh mengatakan bahwa pihaknya sedang mengidentifikasi dan menyusun tindak lanjut yang paling tepat untuk mencegah rekrutmen oleh pihak-pihak yang dapat mengancam keamanan nasional.

Nezar Patria menyatakan bahwa pemerintah saat ini terus berupaya melakukan langkah-langkah mitigasi, pencegahan, serta koordinasi lintas sektoral guna mengatasi berbagai ancaman keamanan nasional, termasuk konten berbahaya yang disebarkan melalui media sosial.

Nezar Patria mengungkapkan bahwa pihaknya juga tengah mendalami permasalahan terkait konten-konten yang berpotensi menjadi tentara bayaran dan disebarkan lewat media sosial oleh pihak luar.

Nezar Patria menjelaskan bahwa masalah ini telah masuk ke dalam ranah koordinasi politik dan keamanan di bawah Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia mendesak Rusia agar menghentikan secara efektif dan sesegera mungkin praktik perekrutan WNI menjadi personel militer negara itu menyusul kabar tewasnya seorang WNI yang ikut dinas militer Rusia di Ukraina.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Yvonne Mewengkang di Jakarta pada Minggu, 1 November 2026 mengatakan bahwa permintaan tersebut telah resmi disampaikan Indonesia kepada Pemerintah Rusia melalui jalur diplomatik.

Yvonne Mewengkang menegaskan bahwa Pemerintah Republik Indonesia meminta Pemerintah Rusia agar mengambil langkah yang diperlukan untuk memastikan WNI tidak direkrut ke dalam militer maupun formasi lainnya terkait militer di Rusia melalui jalur apapun.

Pemerintah Indonesia juga memberi perhatian khusus terhadap praktik rekrutmen yang terindikasi sebagai tindak pidana perdagangan orang.

Yvonne Mewengkang menyampaikan bahwa Pemerintah Republik Indonesia telah meminta agar Indonesia dimasukkan ke dalam daftar negara yang warga negaranya dikecualikan dari perekrutan militer Rusia secara resmi melalui jalur apapun agar dapat dilakukan secara efektif dan sesegera mungkin.

Terkait kabar tewasnya WNI yang diterjunkan militer Rusia di Ukraina, Yvonne Mewengkang memastikan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia di Moskow masih terus memverifikasi informasi tersebut.

Yvonne Mewengkang menyebutkan bahwa KBRI Moskow tengah melakukan pendalaman dan verifikasi, termasuk terkait identitas dan status yang bersangkutan.

Yvonne Mewengkang memastikan bahwa seluruh proses yang berjalan dilakukan dengan mengedepankan prinsip pelindungan data pribadi sehingga masyarakat diimbau agar tidak berspekulasi terkait persoalan tersebut sebelum hasil verifikasi dapat ditetapkan.

Yvonne Mewengkang mengimbau masyarakat agar senantiasa berhati-hati saat menerima tawaran pekerjaan di luar negeri, antara lain dengan memverifikasi keabsahan tawaran pekerjaan melalui instansi berwenang, tidak tergiur imbalan tak wajar, dan tidak menekan kontrak yang tidak dipahami.

( wa/an)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button