BeritaDaerahLifestylePolitik

Lewat Gerakan ASN Berbagi, Ribuan Pekerja Informal di Banyuwangi Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

BANYUWANGI, harianjatim.net – Gerakan sosial Aparatur Sipil Negara (ASN) Berbagi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menyasar ribuan pekerja informal didaftarkan kepesertaan perlindungan sosial BPJS Ketenagakerjaan (BPJS-TK).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Gerakan Sosial ASN telah mendaftarkan sebanyak 1.144 orang pekerja informal dari target 5.000 peserta.

“Para penerima BPJS Ketenagakerjaan tersebut di antaranya buruh tani, pedagang kecil, nelayan, penjual sayur itu merupakan warga yang masuk desil 1-3 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial,” katanya di Banyuwangi, Senin.

Dengan terdaftarnya pekerja informal di BPJS Ketenagakerjaan, lanjut Bupati Ipuk, peserta mendapatkan jaminan pengobatan rawat jalan dan inap, santunan kematian, dan cacat akibat risiko kerja.

Menurut Bupati Ipuk, ASN Berbagi merupakan gerakan sosial yang telah berjalan secara konsisten sejak dua tahun terakhir sebagai bentuk kepedulian bersama.

“Ini adalah gerakan rutin yang telah kami lakukan bersama-sama sejak 2024, dan kami dorong ASN untuk terus melakukan aksi sosial, berbagi rezeki untuk meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu,” tutur Bupati Ipuk.

Selama ini, ASN Berbagi menyumbangkan banyak program, seperti pembagian ribuan sembako kepada warga pra-sejahtera yang dibeli dari warung rakyat, pembagian ratusan alat bantu mobilitas seperti kursi roda, hingga bantuan peralatan sekolah untuk siswa kurang mampu.

Program ini juga mendapatkan banyak dukungan dari lintas sektor.

Seperti kepolisian, TNI, BUMN, BUMD, para pengusaha hingga organisasi profesi di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.(wa/an)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button