Berita

Cara Merawat Gigi Berlubang dengan Perawatan Saluran Akar Agar Tidak Perlu Dicabut

SURABAYA,Harianjatim.net – Gigi berlubang yang sudah terasa nyeri, berdenyut, dan sensitif sering kali membuat pasien panik dan memilih pencabutan. Padahal, dalam banyak kasus, gigi masih bisa diselamatkan melalui prosedur perawatan saluran akar (PSA) atau root canal treatment. Tindakan ini bertujuan mengangkat jaringan saraf yang terinfeksi, membersihkan saluran akar, lalu menutupnya kembali agar gigi tetap bisa dipertahankan.

Menurut Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), PSA menjadi pilihan utama ketika lubang gigi sudah mencapai pulpa atau saraf gigi. Jika tidak segera ditangani, infeksi dapat menyebar ke jaringan sekitar akar, menimbulkan abses, pembengkakan gusi, hingga memicu gangguan kesehatan lain.

Tanda Gigi Membutuhkan Perawatan Saluran Akar,Beberapa gejala yang menunjukkan gigi memerlukan PSA antara lain:Nyeri berdenyut dan terus-menerus,Sensitif berlebihan terhadap panas atau dingin,Gusi bengkak di sekitar gigi berlubang,Muncul bau tidak sedap atau nanah, Perubahan warna gigi menjadi lebih gelap.

Dokter gigi biasanya akan melakukan pemeriksaan klinis dan rontgen untuk memastikan kondisi akar gigi sebelum tindakan dilakukan.

Tahapan Perawatan Saluran Akar
PSA umumnya dilakukan dalam beberapa kali kunjungan agar hasilnya optimal seperti, Membuka bagian gigi yang berlubang, Mengangkat jaringan saraf yang terinfeksi, Membersihkan dan mensterilkan saluran akar, Mengisi saluran akar dengan bahan khusus, Menutup gigi dengan tambalan permanen atau mahkota gigi (crown)

Seluruh prosedur dilakukan dengan anestesi lokal sehingga pasien tetap merasa nyaman selama perawatan.

Perawatan Setelah PSA Agar Gigi Tahan Lama, Agar gigi yang sudah menjalani PSA bisa bertahan lama, pasien perlu disiplin dalam perawatan sehari-hari seperti, Menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride, Menggunakan benang gigi untuk membersihkan sela gigi, Menghindari makanan keras di sisi gigi yang dirawat sebelum crown terpasang, Mengurangi konsumsi makanan manis dan lengket, Rutin kontrol ke dokter gigi setiap 6 bulan

Gigi PSA Bisa Bertahan Bertahun-Tahun
Banyak anggapan bahwa gigi yang sudah ‘mati saraf’ akan rapuh dan cepat rusak. Faktanya, jika ditambal dengan baik dan dipasangi crown sesuai anjuran, gigi hasil PSA dapat bertahan sangat lama dan tetap berfungsi normal.

drg Randy Yacha, dokter gigi senior di Puskesmas Asemrowo, menegaskan bahwa pasien tidak perlu takut menjalani PSA selama masih ada peluang mempertahankan gigi asli.

“Selama akar gigi masih baik, kami selalu mengutamakan perawatan saluran akar daripada pencabutan. Kuncinya ada pada ketelatenan pasien menjaga kebersihan gigi setelah tindakan, serta memasang mahkota gigi sesuai anjuran agar gigi tetap kuat saat digunakan mengunyah,” ujar drg Randy.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button