Berita

Nguri-uri Tradisi Sekaligus Ungkap Syukur, Warga Dusun Klampisan Gelar Sedekah Bumi

Gresik,harianjatim.net-Tradisi sedekah bumi sudah menjadi agenda rutin saban tahun yang digelar masyarakat Desa Tambakrejo Kecamatan Duduksampeyan, Gresik. Kali ini kegiatan digelar warga Dusun Klampisan.

Tradisi sedekah bumi sebagai wujud nguri-uri tradisi leluhur sekaligus wujud penghormatan kepada nenek moyang pembabat alas sekaligus ngalap berkah.

”Sedekah bumi juga merupakan bentuk suatu ucapan syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat sehat, hasil panen yang melimpah serta kehidupan warga yang aman, damai, guyub, dan rukun,” kata Latib, Kepala Desa Tambakrejo, usai kegiatan selamatan di Makam Mbah Buyut Santri, Minggu, (27/7/2025), pagi .

Masyarakat desa secara swadaya memberikan sumbangsihnya demi kesuksesan terselenggaranya acara sedekah bumi yang sudah menjadi salah satu tradisi desa.

Rangkaian sedekah bumi diawali dengan kegiatan kirim doa bersama di makam Mbah Buyut Santri sesepuh desa pada Sabtu, (26/7), malam. Acara dilanjutkan hari Minggu, (27/7) dengan selamatan, kirab tumpeng keliling desa diakhiri sesi rebutan tumpeng.

”Sebagai puncaknya, masyarakat mengadakan pagelaran wayang kulit pada malam harinya,” bebernya.

Kegiatan sedekah bumi di Dusun Klampisan juga menarik perhatian masyarakat dari luar desa karena kemeriahannya.

Masyarakat sekitar pada intinya berharap ngalap berkah dari adanya kegiatan sedekah bumi di desa kami.

“Karena seluruh rangkaian kegiatan kami awali dengan doa bersama di pesarean sesepuh desa,” tambahnya.

Setiap tahunnya Pemdes Tambakrejo juga berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan sedekah bumi.
Sehingga terjalin hubungan yang harmonis antara warga dan pemdes.
Selain itu juga melestarikan budaya dan kearifan lokal di era modern saat ini.

Harapan, kedepannya seluruh warga masyarakat desa selalu diberikan kerahmatan, keselamatan, rezeki melimpah, barokah, umur panjang dan senantiasa dilindungi atas setiap apa yang dijalani serta dijauhkan dari malapetaka.

“Semoga di tahun depan kami mampu mengadakan sedekah bumi yang lebih meriah dengan tetap menjunjung tinggi budaya dan adat desa kami,” pungkas Latib. (dik)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button