
SAMPANG, harianjatim.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Jawa Timur menyediakan aplikasi ‘lapor MBG’ sebagai upaya untuk memperbaiki layanan program dan mempercepat penanganan apabila terjadi masalah di lapangan pada hari Sabtu, 18 April 2026.
Bupati Sampang Slamet Junaidi di Sampang mengatakan, aplikasi ‘lapor MBG’ itu sengaja disediakan agar masyarakat bisa melaporkan secara langsung keluhan pelaksanaan MBG di lapangan.
“Melalui program ini, kami ingin bekerja secara maksimal, sehingga dengan adanya aplikasi ‘lapor MBG’ ini, masyarakat bisa melaporkan secara langsung kepada pemkab, dan Satuan Tugas (Satgas) MBG,” katanya.
Aplikasi ‘lapor MBG’ ini dipublikasikan di situs resmi Pemkab Sampang pada laman https://sampangkab.go.id/lapor-mbg.
Sebanyak enam menu tersedia di aplikasi yang tersambung dengan Satgas MBG dan semua organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sampang ini.
Menu tersebut mencakup informasi tentang jumlah laporan, jumlah dapur, penerima manfaat, jumlah lembaga, hingga laporan yang telah selesai ditangani.
“Pemkab Sampang berharap, masyarakat bisa memanfaatkan aplikasi ini dengan baik, karena tujuannya memang untuk memperbaiki program MBG,” katanya.
Menurut Slamet Junaidi, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah merupakan program unggulan yang harus didukung semua pihak.
Selain untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul, program ini juga memiliki dampak positif bagi masyarakat, termasuk warga di Kabupaten Sampang.
“Sebab, melalui program ini, warga Sampang kini sudah banyak yang terserap sebagai tenaga kerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG),” katanya.
Hingga hari Sabtu ini, jumlah SPPG yang telah beroperasi di Kabupaten Sampang tercatat sebanyak 129 unit dari total 147 SPPG yang terdaftar.
“SPPG yang belum beroperasi ini, karena masih menunggu kelengkapan administrasi dan izin operasi,” katanya menjelaskan.(wa/ar)








