Dorong Kepatuhan Pajak, Pemkab Mojokerto Gelar Undian Berhadiah Motor dan Tabungan Jutaan Rupiah

Kepala Bapenda Kabupaten Mojokerto, Nurul Istiqomah menyampaikan realisasi PAD tahun 2026
Mojokerto, harianjatim.net – Para pahlawan pajak di Kabupaten Mojokerto mendapat beragam penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Dalam ajang High Level Meeting Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) dan Gebyar Undian Hadiah Wajib Pajak Patuh PKB dan Opsen PKB Tahap I Tahun 2026 di Pendopo Kabupaten Mojokerto, Selasa (28/7/2026), para pahlawan pajak tersebut diperkenankan mengikuti undian yang diadakan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mojokerto.
Hadiah yang diperebutkan meliputi 4 unit motor Vario, 6 unit motor Scoopy, dan 10 tabungan Bank Jatim senilai Rp10 juta.
“Penghargaan ini sebagai bentuk edukasi dan insentif kepada masyarakat agar semakin patuh dan tepat waktu dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Pemkab Mojokerto juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemangku kepentingan yang telah berkontribusi nyata dalam Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) berupa pengundian Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan opsen PKB,” Kata Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Rizal Oktavian mewakili Bupati Muhammad Al Barra.
Orang nomer dua di jajaran Pemkab Mojokerto itu juga menyatakan apresiasinya terhadap kinerja TP2DD Kabupaten Mojokerto yang secara konsisten melakukan inovasi, kolaborasi lintas sektor, serta pendampingan kepada Perangkat Daerah dan masyarakat.
“Alhamdulillah, kerja keras tersebut membuahkan hasil nyata, di mana Kabupaten Mojokerto berhasil meraih terbaik II untuk TP2DD kabupaten wilayah Jawa Bali dalam Championships TP2DD Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Satuan Tugas (Satgas) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD). Prestasi ini adalah bukti bahwa sinergi, komitmen pimpinan, dan konsistensi pelaksanaan kebijakan mampu menghasilkan capaian yang membanggakan dan semoga prestasi itu dapat kita raih kembali di tahun 2026 ini, ” Imbuhnya.
Selanjutnya terkait Optimalisasi penerimaan Pajak Daerah, lanjutnya, tidak terlepas dari sinergitas antara Bapenda Provinsi Jawa Timur dan Bapenda Kabupaten Mojokerto dalam pemungutan PKB/BBNKB dan Opsen PKB/BBNKB antara lain:
Optimalisasi Penerimaan Pajak PKB/BBNKB serta Opsen PKB/BBNKB; Optimalisasi Potensi; Sosialisasi dan Penyuluhan; Peningkatan kepatuhan Wajib Pajak; Penyediaan infrastruktur sarana, prasarana pelayanan pembayaran pajaK; Penghargaan Wajib Pajak Patuh dan kegiatan lainnya.
Sementara itu, dalam laporannya, Kepala Bapenda Kabupaten Mojokerto Nurul Istiqomah mengutarakan tujuan kegiatan ini, yakni memperkuat sistem pembayaran digital sekaligus memberi apresiasi bagi masyarakat yang taat pajak.
Nurul juga menyampaikan capaian PAD dan Pajak Daerah Per 28 Juli 2026. “Per 28 Juli 2026, Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi Rp528,5 miliar atau 59,9 persen dari target Rp881,7 miliar, Pajak Daerah: Target Rp529,7 miliar, terealisasi Rp311,7 miliar atau 58,85 persen
“Kita berharap di semester kedua target tercapai 100 persen tercapai. Karenanya sinergi seluruh OPD, perbankan, dan masyarakat sangat kita butuhkan,” cetusnya.
Ia juga mengungkapkan pengundian hadiah ini adalah bentuk apresiasi bagi seluruh masyarakat yang sudah taat dan tepat waktu membayar Pajak Kendaraan Bermotor serta Opsen PKB.
Kegiatan dihadiri Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Rizal Oktavian, Sekretaris Daerah Teguh Gunarko, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, jajaran pimpinan Bank Indonesia Perwakilan Jatim, Bank Jatim, instansi vertikal, kepala perangkat daerah, camat, perwakilan kepala desa, pelaku usaha, hingga saksi notaris dan kepolisian. (Ud)








