BeritaDaerahLifestylePendidikan

Prof. Kurjum Tekankan Pentingnya Konsolidasi Internal di Bursa Rektor UINSA

Surabaya, harianjatim.net — Kontestasi pemilihan Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya periode 2026-2030 kembali bergulir.

Sebanyak 15 akademisi dan guru besar masuk dalam bursa bakal calon rektor setelah tahapan penjaringan kembali dibuka.

Tahapan terbaru diawali dengan verifikasi kelengkapan persyaratan administrasi dokumen bakal calon rektor pada 5 Oktober 2026.

Proses tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh peserta memenuhi ketentuan sebelum memasuki tahapan penilaian berikutnya.

Guru Besar UINSA yang juga bakal calon rektor, Prof. Mohammad Kurjum, menilai bertambahnya jumlah peserta menunjukkan kebutuhan UINSA terhadap sosok pemimpin yang dapat diterima berbagai unsur sivitas akademika.

“UINSA ini lembaga keagamaan Islam di bawah Kementerian Agama yang sangat strategis. Karena itu, UINSA membutuhkan pemimpin yang benar-benar diterima di semua sisi, terutama di lingkungan sivitas akademika,” kata Kurjum.

Menurut Kurjum, proses pemilihan rektor kali ini juga menjadi momentum untuk membangun kembali konsolidasi internal kampus.

Hal itu dinilai penting setelah dinamika kepemimpinan sebelumnya memunculkan berbagai respons dari lingkungan internal UINSA.

Kurjum mengatakan, pemimpin UINSA ke depan perlu membuka ruang komunikasi yang lebih luas bagi sivitas akademika.

Kurjum berharap tidak ada lagi polarisasi antarkelompok di lingkungan kampus.

“Yang terpenting bagi saya adalah membangun konsolidasi internal. Selama ini seakan-akan antara satu bagian dan bagian lain saling mengancam dan menjelek-jelekkan. Ke depan saya tidak ingin itu terjadi lagi,” ujar Kurjum.

Kurjum menegaskan visi tersebut diarahkan untuk menciptakan harmoni dalam kepemimpinan UINSA.

“Saya ingin membangun harmoni dalam kepemimpinan UINSA ke depan. Tidak ada polarisasi lagi. Semua milik kita, UINSA adalah rumah kita,” kata Kurjum.

Dalam proses seleksi kali ini, mekanisme dasarnya tetap menggunakan tahapan penjaringan dan penilaian sebagaimana sebelumnya.

Namun, Kurjum menyebut terdapat penekanan pada keterbukaan dalam penilaian kualitatif oleh Senat UINSA.

“Kalau yang kemarin tidak ada keterbukaan nilai kualitatif dari anggota Senat. Untuk yang sekarang lebih terbuka. Nilainya nanti akan dipublikasikan di depan anggota Senat,” ujar Kurjum.

Penilaian tersebut mencakup sejumlah aspek, antara lain kepemimpinan, kemampuan membangun kolaborasi, moralitas, serta latar belakang pendidikan.

Seluruh anggota Senat akan terlibat dalam proses penilaian.

Kurjum menyebut proses tersebut juga akan mendapat pengawasan dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama untuk mendorong transparansi dalam pemilihan.

“Semua anggota Senat terlibat dan insyaallah ada pengawas dari Irjen Kemenag. itu dalam rangka supaya pemilihan rektor sekarang betul-betul transparan,” kata Kurjum.

Kurjum juga memastikan tahapan seleksi berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Setelah verifikasi administrasi pada 5 Oktober, proses dilanjutkan dengan pengumuman hasil verifikasi, penyerahan hasil kepada Plt Rektor untuk diteruskan kepada Senat UINSA, hingga pengumuman nama-nama bakal calon rektor.

Selanjutnya, pada 7 Oktober 2026, Senat UINSA dijadwalkan melakukan penilaian kualitatif terhadap para calon rektor dalam rapat tertutup.

Sebanyak empat nama baru masuk dalam penjaringan kali ini, yakni Prof. Wahidah Zein Br Siregar, Prof. Abdul Kadir Riyadi, Prof. Mohammad Thohir, dan Prof. Titik Triwulan.

Sementara itu, 11 peserta lainnya merupakan pendaftar pada seleksi sebelumnya, yakni Prof. Masdar Hilmy, Prof. Abdul Chalik, Prof. Khoirun Niam, Prof. Evi Fatimatur Rusydiyah, Prof. Zumrotul Mukaffa, Prof. Siti Warjiyati, Prof. Rubaidi, Prof. Husniyatus Salamah Zainiyati, Prof. Mohammad Kurjum, Prof. Achmad Muhibin Zuhri, dan Prof. Nur Kholis.

Berdasarkan surat pengumuman Nomor B-2101/Un.07/011PPBCR/KP.OO.2/09/2026 tentang Penjaringan Bakal Calon Rektor UINSA Surabaya masa jabatan 2026-2030, seluruh tahapan selanjutnya akan berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

( wa/an)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button