Fiersa Besari Hangatkan Surabaya Expo Center, 6.000 Penonton Larut dalam Lagu Romantis

SURABAYA, Harianjatim.net — Musisi Fiersa Besari sukses menghangatkan suasana Surabaya Expo Center melalui penampilan penuh emosi pada Sabtu malam (31/10/2026). Sekitar 6.000 penonton memadati lokasi acara untuk menyaksikan penampilan musisi yang dikenal dengan lagu-lagu berlirik menyentuh tersebut.
Salah satu penampilan yang mencuri perhatian yakni ketika Fiersa Besari membawakan lagu berjudul Ada Selamanya, hasil kolaborasinya dengan grup musik For Revenge. Alunan musik dan lirik lagu tersebut membuat suasana Surabaya Expo Center semakin romantis. Penonton pun larut dan ikut bernyanyi bersama.
Fiersa Besari, musisi yang juga dikenal memiliki hobi mendaki gunung, tidak hanya menghadirkan hiburan melalui musik. Dia turut memberikan semangat kepada penonton untuk tetap kuat menghadapi berbagai situasi dan tantangan yang terjadi saat ini.
Di balik penyelenggaraan festival tersebut, Channel Q membawa konsep yang tidak hanya berfokus pada pertunjukan musik, tetapi juga mempertemukan berbagai komunitas dalam satu ruang interaksi secara langsung.
Lead Operation Festival, Muhammad Keva Farillio, mengatakan Surabaya dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena kota ini menjadi basis bisnis Channel Q. Festival tersebut juga menjadi penyelenggaraan perdana yang dirancang untuk memperkuat hubungan antarkomunitas.
“Karena memang bisnis kita di Surabaya. Kita merupakan platform digital ecosystem yang awalnya berasal dari web dan fokus pada komunitas. Karena itu, kita mengadakan event pertama ini di Surabaya,” ujar Keva.
Dia menjelaskan, Channel Q memiliki sejumlah layanan dalam ekosistem digital, mulai dari media sosial, platform komunitas, layanan Point of Sale (POS) untuk UMKM dan tenant, hingga kebutuhan bisnis lainnya.
Melalui festival tersebut, Channel Q ingin membawa interaksi yang selama ini berlangsung secara digital ke ruang pertemuan secara langsung atau offline. Dengan demikian, kegiatan ini tidak sekadar menjadi festival musik, melainkan juga wadah untuk mempertemukan dan mempererat berbagai komunitas.
“Festival ini sebenarnya bukan cuma festival musik, tetapi juga community festival. Karena konsep festival komunitas masih belum umum, terutama di Surabaya, kita menghadirkan musik sebagai daya tarik agar masyarakat tertarik datang dan bergabung,” jelasnya.
Keva menambahkan, pemilihan pengisi acara juga mempertimbangkan keberagaman segmen usia. Pihaknya ingin menghadirkan festival yang dapat dinikmati lintas generasi, bukan hanya menyasar kalangan milenial maupun Gen Z.
Karena itu, sejumlah musisi dari berbagai generasi dihadirkan, seperti Ungu dan Padi yang memiliki basis penggemar lintas usia. Sementara itu, Fiersa Besari, Mungkas, Coldiac, dan musisi lainnya diharapkan mampu menarik perhatian kalangan anak muda.
“Kita tidak mau festival ini hanya untuk milenial saja atau Gen Z saja. Kita ingin merangkul semua kalangan karena namanya komunitas itu untuk semua orang,” ungkap Keva.
Melalui konsep tersebut, Channel Q berharap festival ini dapat menjadi ruang pertemuan komunitas sekaligus memperkenalkan ekosistem digital yang dikembangkan kepada masyarakat. Perpaduan musik dan aktivitas komunitas diharapkan mampu membangun interaksi yang lebih luas serta memperkuat jejaring komunitas di Surabaya.







