Berita

Capaian POPDA dan Peparpeda Meningkat, Kota Mojokerto Bidik Prestasi Lebih Tinggi

Mojokerto, harianjatim.net – Prestasi kontingen Kota Mojokerto dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) Jawa Timur menunjukkan peningkatan pada 2024 dibandingkan 2022. Capaian ini menjadi motivasi untuk memperkuat pembinaan atlet pelajar melalui latihan intensif dan kompetisi berjenjang.

Pada POPDA XIV Jawa Timur 2024 di Bangkalan, kontingen Kota Mojokerto meraih 17 medali, terdiri atas enam emas, dua perak, dan sembilan perunggu, serta menempati peringkat ke-13. Capaian tersebut meningkat dibandingkan POPDA XIII tahun 2022 di Sidoarjo, ketika Kota Mojokerto meraih 11 medali, yakni tiga emas, satu perak, dan tujuh perunggu, dengan peringkat ke-22.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Mojokerto, Ani Wijaya, mengatakan pembinaan atlet pelajar terus diperkuat untuk meningkatkan prestasi pada POPDA mendatang. Ia menargetkan minimal 75 medali, termasuk 25 medali emas, sekaligus menembus peringkat 10 besar pada POPDA XV tahun ini.

“Target minimal kami adalah meraih 75 medali, dengan 25 di antaranya medali emas, serta bisa masuk 10 besar. Beberapa cabang olahraga yang kita targetkan untuk meraih medali diantaranya cabor angkat besi, akuatik, judo, dan petanque yang diharapkan menjadi andalan dalam meraih medali,” kata Ani.

Ia menambahkan, pembinaan dilakukan secara berkelanjutan, termasuk melalui Pekan Olahraga Pelajar Kota (POPKOT) Mojokerto sebagai wadah untuk mengasah kemampuan dan pengalaman bertanding atlet sebelum menghadapi persaingan di tingkat provinsi.

Peningkatan prestasi juga terlihat pada Peparpeda XIV Jawa Timur 2024 di Bangkalan. Kontingen Kota Mojokerto meraih sembilan medali, terdiri atas empat emas, tiga perak, dan dua perunggu, serta menempati peringkat kedelapan. Pada Peparpeda XIII tahun 2022 di Sidoarjo, kontingen meraih empat medali, yakni dua emas dan dua perak, dengan menempati peringkat ke-20.

Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Mojokerto, Pity Kifarudin, mengatakan pihaknya tidak memasang target berlebihan untuk Peparpeda mendatang. Dengan sembilan atlet yang akan diberangkatkan, ia berharap kontingen mampu meningkatkan peringkat atau setidaknya mempertahankan posisi kedelapan.

“Harapannya tentu bisa naik peringkat. Targetnya setidaknya bertahan di peringkat kedelapan seperti Peparpeda sebelumnya, mengingat kontingen tahun ini tidak sebanyak sebelumnya, hanya sembilan atlet,” kata Pity.

Capaian tersebut menjadi motivasi bagi Kota Mojokerto untuk terus memperkuat pembinaan olahraga pelajar, baik bagi atlet reguler maupun atlet penyandang disabilitas, agar mampu meraih prestasi yang lebih baik pada kompetisi berikutnya. Pembinaan para atlet pelajar ini juga merupakan implentasi dari Cita pertama Panca Cita yaitu peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button