
SURABAYA, harianjatim.net – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak cucu pertamanya, Aisyah Nabila atau Aila, mengunjungi tradisi Pasar Bandeng di Kabupaten Gresik sebagai langkah menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah sejak dini menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah pada hari Kamis, 19 Maret 2026.
“Hari ini, saya membawa cucu saya, Aila. Jadi saya ajak dia untuk melihat langsung ikan bandeng di pasar ini. Ini kali ke-2 Aila ke sini,” ujar Khofifah dalam keterangan yang diterima di Surabaya.
Pasar Bandeng Gresik merupakan tradisi yang telah ada sejak masa Sunan Giri dan menjadi daya tarik khas karena menjual bandeng kawak atau bandeng berukuran besar yang mayoritas berasal dari kawasan tambak Mengare, Gresik.
Menurut Khofifah, pengenalan tradisi lokal sejak dini penting untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya sekaligus memahami nilai sosial, ekonomi, dan kultural yang hidup di tengah masyarakat.
“Saya ingin Aila, cucu saya, bisa mengenal tradisi Pasar Bandeng sejak dini. Dengan melihat langsung proses dan suasana pasar, dia bisa memahami budaya yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Gresik,” katanya.
Tradisi tersebut juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat, khususnya bagi petambak dan pedagang lokal karena ikan bandeng yang dijual umumnya berbobot 4–5 kilogram dan membutuhkan waktu pemeliharaan hingga empat tahun di tambak.
“Artinya, pembesaran ikan bandeng membutuhkan waktu yang cukup lama, sehingga kita perlu menghargai mereka yang telah menyiapkan ikan-ikan ini untuk disajikan saat Lebaran,” ucap Khofifah.
Dalam kesempatan itu, Khofifah membeli sejumlah ikan bandeng untuk kebutuhan lomba memasak bersama Perangkat Daerah (PD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan tahunan tersebut akan diawali dengan qiyamul lail, dilanjutkan lomba memasak, dan ditutup dengan sahur bersama di Gedung Negara Grahadi Surabaya.
“Belanja ikan bandeng memang agak banyak, karena dipakai untuk lomba masak bersama Perangkat Daerah dan BUMD di Grahadi. Tahun ini adalah penyelenggaraan yang ke-6,” pungkasnya.
(wan/an)








