BeritaDaerah

Pemkab Mojokerto Genjot Pelebaran Jalan Batankrajan–Penompo Sepanjang Hampir Setengah Kilometer

Ruas jalan Batankrajan-Penompo tengah dikerjakan. Pelebaran ini akan membawa ekses bagi distribusi hasil bumi, pendidikan hingga kesehatan.

Mojokerto, harianjatim.net – Pemerintah Kabupaten Mojokerto menggenjot peningkatan infrastruktur jalan melalui proyek pelebaran ruas Batankrajan–Penompo di Kecamatan Jetis. Proyek yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) itu memiliki nilai anggaran sebesar Rp2.377.047.000 yang bersumber dari APBD 2026.

Pelebaran jalan dilakukan menuju standar lebar 5,5 meter dengan panjang penanganan sekitar 490 meter. Pekerjaan tersebut ditargetkan rampung pada 31 Oktober 2026 setelah dimulai sejak 4 Juni 2026 dengan masa pelaksanaan selama 150 hari kalender.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Yuni Laili Faizah melalui Kepala Bidang Bina Marga Henry Surya mengatakan, peningkatan ruas jalan tersebut diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung aktivitas masyarakat.

“Tujuannya jelas, yakni memperlancar hubungan ekonomi dan sosial masyarakat,” kata Henry, Selasa (4/8/2026).

Menurutnya, pelebaran jalan diharapkan dapat meningkatkan kelancaran arus lalu lintas, mempermudah distribusi barang dan jasa, serta memberikan akses yang lebih baik bagi warga di wilayah Jetis.

Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Alfi Jaya sebagai pelaksana kegiatan. Dengan peningkatan kualitas dan kapasitas jalan, Pemkab Mojokerto berharap mobilitas masyarakat semakin lancar sehingga berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi kawasan.

Dalam berbagai kesempatan, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Ia menyebut, peningkatan akses jalan tidak hanya soal fisik pembangunan, tetapi juga menyangkut pemerataan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Mojokerto.

“Setiap ruas jalan yang kita perbaiki adalah bagian dari upaya membuka akses ekonomi masyarakat. Harapannya, tidak ada lagi wilayah yang sulit dijangkau,” ujarnya.

Ia juga meminta agar pelaksanaan proyek dilakukan secara tepat waktu dan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Menurutnya, kualitas pekerjaan harus menjadi perhatian utama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat.

Selain itu, Pemkab Mojokerto berkomitmen untuk terus melanjutkan program peningkatan infrastruktur secara bertahap di berbagai kecamatan. Pemerintah daerah berharap dukungan masyarakat tetap terjaga agar pembangunan dapat berjalan lancar dan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan daerah. (Ud) 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button