Viral Video Haru Anak Curhat ke Ayah Sakit di Jogja, Ditonton 7,9 Juta Kali

JOGJAKARTA, Harianjatim.net – Sebuah video mengharukan yang menampilkan momen komunikasi antara seorang anak dan ayahnya yang tengah sakit viral di media sosial. Unggahan tersebut menyentuh hati warganet karena memperlihatkan kedekatan emosional yang mendalam antara keduanya.
Video itu diunggah melalui akun Instagram @satrio_ojon milik Satrio Pamungkas. Dalam tayangan tersebut, Satrio terlihat berbincang secara intim dengan sang ayah yang sedang terbaring sakit. Suasana haru terasa begitu kuat melalui setiap kalimat yang diucapkan.
Unggahan tersebut telah ditonton lebih dari 7,9 juta kali dan mendapat lebih dari 500 ribu tanda suka dari pengguna Instagram. Banyak warganet yang turut memberikan komentar penuh empati dan doa untuk kesembuhan sang ayah.
Dalam video itu, Satrio mengungkapkan perasaannya kepada sang ayah. Ia mengaku lelah menjalani kehidupan dan merindukan sosok ayah sebagai tempat bersandar.
“Pak, aku capek. Boleh peluk enggak? Pak ingat nggak waktu bapak masih sehat pulang kerja, bapak ajak aku jalan-jalan, ke pasar malam, beli mie goreng, terus waktu aku sunat, bapak belikan aku hadiah mainan,” ucapnya dengan suara bergetar.
Tak hanya itu, Satrio juga menyampaikan refleksi tentang kehidupan dewasa yang penuh tantangan.
“Ternyata dewasa itu nggak mudah ya, Pak? Banyak perjuangannya ya. Kalau aku capek, aku peluk bapak lagi boleh?” tambahnya lirih.
Video ini menggambarkan betapa kuatnya ikatan emosional antara anak dan orang tua. Kenangan-kenangan sederhana yang pernah dilalui bersama menjadi penguat di tengah kondisi sulit yang sedang dihadapi.
Kolom komentar pun dipenuhi reaksi haru dari warganet. Banyak yang mengaku tersentuh hingga menitikkan air mata saat menonton video tersebut.
“Ya Allah, aku nangis lihat ini. Jadi ingat bapak di rumah,” tulis salah satu pengguna.
“Peluk hangat untuk kamu, semoga bapaknya segera sembuh,” komentar lainnya.
“Ayah adalah cinta pertama anak, sehat selalu untuk semua orang tua,” tulis warganet lain.
Momen tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi banyak orang tentang pentingnya menghargai waktu bersama keluarga, terutama orang tua, selagi masih ada kesempatan.








