
harianjatim.net, LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menyebut ketersediaan sapi untuk kebutuhan kurban Idul Adha 1447 Hijriah surplus karena mencapai 8.983 ekor atau melebihi proyeksi kebutuhan masyarakat sebanyak 6.500 ekor.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau peternakan sapi di Kecamatan Kedungpring, Minggu, mengatakan populasi sapi di daerah setempat saat ini mencapai 108.792 ekor.
“Lamongan masih menjadi salah satu daerah dengan ketersediaan sapi terbesar di Jawa Timur. Insyaallah kebutuhan hewan kurban aman dan tercukupi,” kata Yuhronur.
Selain sapi, kata dia, populasi kambing di Lamongan mencapai 101.496 ekor dengan ketersediaan hewan kurban sekitar 23 ribu ekor dari proyeksi kebutuhan 20 ribu ekor.
Sedangkan populasi domba mencapai 91.571 ekor dengan ketersediaan 18 ribu ekor atau melebihi kebutuhan yang diperkirakan sekitar 10 ribu ekor.
Untuk memastikan hewan kurban tetap sehat dan aman, Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan setempat melakukan pemeriksaan kesehatan hewan di kandang peternak, lapak penjualan, hingga pasar hewan.
Selain itu, pemerintah daerah juga memperketat pengawasan lalu lintas ternak melalui pemeriksaan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dan Surat Veteriner (SV), serta melaksanakan vaksinasi rutin untuk mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
“Vaksinasi rutin terus dilakukan sebagai langkah pencegahan penyakit menular, terutama PMK,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah mengapresiasi para peternak Lamongan yang dinilai mampu menjaga ketersediaan hewan kurban di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Idul Adha.
Menurut dia, tingginya penjualan hewan kurban menunjukkan daya beli masyarakat dan semangat berkurban yang terus meningkat.
Peternak asal Kedungpring, Suparto, mengaku telah menyiapkan 300 ekor sapi untuk musim kurban tahun ini dan sekitar 70 persen di antaranya telah terjual ke sejumlah daerah di Jawa Timur hingga luar pulau.
Ia mengatakan dukungan pemerintah berupa vaksinasi gratis dan bantuan pengembangan peternakan turut membantu meningkatkan produktivitas peternak.
Sebelumnya, dua ekor sapi jumbo milik peternak asal Lamongan dibeli Presiden RI Prabowo Subianto untuk hewan kurban Idul Adha 1447 Hijriah/2026.
Dua sapi tersebut berasal dari peternak di Kecamatan Kembangbahu dan Solokuro dengan bobot masing-masing sekitar 1,2 ton dan 1,05 ton.(wa/an)








