
Mojokerto(BM)-Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto dalam mendukung pengembangan seni, budaya, literasi visual, dan ekonomi kreatif sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Pameran Lukisan dan Fotografi bertajuk ‘Merekam Realitas, Merawat Budaya’ karya Diak Eko Sofanka Prayogi bersama Pewarta Foto Indonesia (PFI) Surabaya dan Malang Media Center, Rabu (8/7) di Sunrise Mall, Kota Mojokerto.
Kegiatan yang dihadiri Wali Kota Mojokerto, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, insan pers, seniman, budayawan, serta manajemen Sunrise Mall Mojokerto itu menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, media, dan komunitas kreatif dalam memperkuat pelestarian budaya melalui karya visual.
Dalam sambutannya, Gus Barra menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menggagas dan menyelenggarakan pameran tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan ruang untuk menikmati karya seni, tetapi juga menjadi wadah memperluas perspektif, membangun dialog, serta mengajak masyarakat memaknai berbagai realitas kehidupan melalui bahasa visual yang penuh makna.
“Tema Merekam Realitas, Merawat Budaya mencerminkan semangat untuk mengabadikan perjalanan kehidupan sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” ujar Gus Barra. Ia menjelaskan, setiap karya fotografi menyimpan cerita, perjuangan, nilai-nilai kemanusiaan, serta berbagai peristiwa yang layak dikenang. Begitu pula setiap lukisan lahir dari kepekaan, pengalaman, perenungan, dan kreativitas seniman dalam menerjemahkan kehidupan ke dalam sebuah karya.
“Melalui karya-karya tersebut, kita diajak melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda, merasakan emosi yang dituangkan oleh para kreator, sekaligus menyadari bahwa seni memiliki peran besar dalam membangun peradaban. Seni menghubungkan manusia dengan sejarahnya, dengan budayanya, dan dengan nilai-nilai yang terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Gus Barra juga memberikan penghormatan kepada seluruh insan pers dan pewarta foto yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan di Kabupaten Mojokerto. Menurutnya, melalui dedikasi dan profesionalisme para insan media, berbagai peristiwa pembangunan dapat terdokumentasikan dengan baik, tersampaikan kepada masyarakat secara objektif, sekaligus menjadi catatan sejarah yang akan dikenang sepanjang masa.
“Kehadiran media memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun optimisme, memperkuat literasi masyarakat, serta menyampaikan berbagai informasi pembangunan secara cepat, akurat, dan bertanggung jawab. Kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, media, komunitas seni, dan masyarakat akan semakin memperkuat semangat untuk membangun Kabupaten Mojokerto yang lebih maju, adil, dan makmur,” tegasnya.
Lebih lanjut, Gus Barra menuturkan bahwa Kabupaten Mojokerto memiliki kekayaan sejarah, budaya, tradisi, potensi alam, serta ekonomi kreatif yang sangat besar. Seluruh potensi tersebut perlu terus dipromosikan melalui karya-karya kreatif agar semakin dikenal luas sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat.
Ia berharap pameran seperti ini terus berkembang menjadi gerakan bersama yang mampu menumbuhkan ekosistem seni, fotografi, dan industri kreatif di Kabupaten Mojokerto.” Semakin banyak ruang yang tersedia bagi para seniman, fotografer, dan generasi muda untuk berkarya, semakin besar pula peluang lahirnya inovasi dan kreativitas yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional,” terangnya.
Gus Barra menegaskan, pihaknya berkomitmen memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan yang mendorong berkembangnya seni, budaya, literasi visual, dan ekonomi kreatif. Komitmen tersebut sejalan dengan Catur Abhipraya Mubarok yang mengarahkan pembangunan daerah untuk mewujudkan sumber daya manusia yang tangguh, cerdas, terampil, produktif, dan berkarakter sehingga kreativitas masyarakat dapat tumbuh menjadi kekuatan dalam pembangunan daerah.
Mengakhiri sambutannya, Gus Barra mengajak seluruh masyarakat menjadikan pameran tersebut sebagai momentum untuk terus mengapresiasi karya anak bangsa, memperkuat kolaborasi, serta menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya sebagai bagian dari jati diri bangsa.”Semoga dari Mojokerto lahir semakin banyak pelukis, fotografer, jurnalis, dan insan kreatif yang mampu menginspirasi, mengharumkan nama daerah, serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya.(ino)








