Kemarau Panjang, Khofifah dan Gus Barra Sholat Minta Hujan

Mojokerto, harianjatim.net – Menghadapi kemarau panjang yang berdampak terhadap ketersediaan air di sejumlah wilayah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Mojokerto menggelar salat istisqa sebagai ikhtiar bersama untuk memohon turunnya hujan yang membawa rahmat, manfaat, dan keberkahan.
Salat dilaksanakan di halaman Pendopo Graha Maja Tama (GMT), Pemkab Mojokerto, Jum’at, (18/9) siang. Kegiatan tersebut diikuti Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Mojokerto Muhammad Albarra atau Gus Barra, serta jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Hadir pula kepala OPD di lingkungan Pemkab Mojokerto, Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto, serta sejumlah ulama dan tokoh agama.
Kabupaten Mojokerto menjadi lokasi pelaksanaan salat istisqah setelah Pemkab Mojokerto mendapat koordinasi dari Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pelaksanaan ini juga menjadi bagian dari ikhtiar bersama menyikapi kondisi kemarau panjang yang berdampak terhadap sejumlah wilayah.
Kondisi kemarau panjang tersebut sebelumnya telah diprediksi oleh BMKG. Pemerintah Provinsi Jawa Timur pun telah melakukan berbagai langkah antisipasi, termasuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dimulai sejak 3 September 2026.
“Ini memang kemarau panjang. Kondisi ini sudah diprediksi dan BMKG juga sudah berkali-kali mengingatkan. Namun, ikhtiar yang kita lakukan sudah maksimal. Saya menyebut maksimal karena sejak 3 September lalu kita sudah melakukan Operasi Modifikasi Cuaca,” ujar Gubernur Jawa Timur. (Ni)








