Komitmen Kepala Sekolah dan Pembina Pramuka Kunci Lahirnya Generasi Penerus Bangsa

SURABAYA, Harianjatim.net – Peran kepala sekolah dan pembina pramuka dinilai menjadi kunci utama dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berkarakter melalui implementasi nilai Dasa Darma dan Tri Satya Gerakan Pramuka Indonesia. Keduanya memiliki tanggung jawab besar dalam menanamkan nilai moral, disiplin, serta jiwa kepemimpinan di lingkungan sekolah.
Kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan pembinaan karakter siswa. Dukungan terhadap kegiatan kepramukaan menjadi langkah konkret dalam memastikan nilai-nilai seperti tanggung jawab, kejujuran, dan gotong royong dapat diterapkan secara nyata oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Di sisi lain, pembina pramuka menjadi ujung tombak dalam proses pembentukan karakter di lapangan. Melalui berbagai kegiatan kepramukaan, pembina tidak hanya memberikan materi, tetapi juga menjadi teladan dalam mengamalkan nilai Tri Satya dan Dasa Darma secara konsisten.
Nilai-nilai dalam Dasa Darma seperti disiplin, berani, setia, dan bertanggung jawab menjadi bekal penting bagi siswa dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan diyakini mampu membentuk pribadi siswa yang tangguh, mandiri, dan berintegritas tinggi.
Ketua Umum Garda Satu, Abdul Rohim, menegaskan bahwa sinergi antara kepala sekolah dan pembina pramuka sangat menentukan keberhasilan pendidikan karakter di Indonesia. Ia juga menilai bahwa kepemimpinan di Indonesia saat ini hendaknya dapat bercermin dari pola pembinaan dalam dunia pendidikan dan kepramukaan, Prof. Handoyo Puji Widodo, S.Pd., Postgrad.Dip.Appl.Ling., MA, PhD dan Edy Sukamto PERSAKA bersama Abdul Rohim ketua umum Garda Satu membicarakan serius kondisi tersebut.
“Kepala sekolah dan pembina pramuka mengajarkan keteladanan, kedisiplinan, serta tanggung jawab secara nyata. Nilai-nilai ini seharusnya menjadi cerminan dalam kepemimpinan Indonesia saat ini, agar setiap kebijakan yang diambil tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada pembentukan karakter bangsa yang kuat,” ujarnya.
Dengan kolaborasi yang kuat antara kepala sekolah dan pembina pramuka, kegiatan kepramukaan diharapkan mampu menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki moral kuat, jiwa kepemimpinan, serta kepedulian sosial yang tinggi.








