
Sidoarjo, harianjatim.net – Bandara Internasional Juanda memastikan 42 penerbangan melalui bandara tersebut dari dan menuju sejumlah destinasi dalam negeri dibatalkan imbas letusan Gunung Anak Krakatau, pada Minggu (6/9).
General Manager Bandara Internasional Juanda Muhammad Tohir, dalam keterangan diterima di Sidoarjo, Minggu, mengatakan penyesuaian penerbangan terjadi sebagai dampak berantai terhadap konektivitas dan rotasi pesawat dari sejumlah bandara yang terdampak aktivitas erupsi.
“Dari data per pukul 13.45 WIB, sebanyak 19 penerbangan kedatangan dan 23 penerbangan keberangkatan di Bandara Internasional Juanda dibatalkan, dengan mayoritas penerbangan dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta Tangerang serta Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta,” kata Tohir.
Tohir menjelaskan, penyesuaian operasional ini dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan penerbangan serta memastikan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan secara optimal.
Tohir menuturkan penerbangan yang terdampak antara lain dioperasikan oleh sejumlah maskapai seperti Lion Air, Batik Air, Citilink, Garuda Indonesia, Pelita Air, dan Nam Air dengan sejumlah rute menuju maupun dari Jakarta.
Selain pembatalan, Tohir menyebut kondisi ini turut memengaruhi rotasi pesawat yang berdampak pada jadwal penerbangan berikutnya di Bandara Internasional Juanda, dengan rute dari dan tujuan Makassar, Pangkalan Bun, dan Sampit.
Tohir mengatakan sebagai bentuk pelayanan kepada penumpang terdampak, pengelola Bandara Internasional Juanda mengaktifkan layanan pemulihan dengan menyediakan makanan ringan dan minuman bagi pengguna jasa yang mengalami penyesuaian perjalanan.
Personel keamanan bandara, pemeriksa terminal, dan layanan pelanggan juga disiagakan di area terminal untuk memberikan informasi serta membantu kebutuhan penumpang terdampak.
Tohir menambahkan, pengguna jasa diimbau memeriksa status penerbangan secara berkala melalui kanal resmi maskapai dan menghubungi pusat layanan Angkasa Pura Indonesia melalui nomor 172 untuk memperoleh informasi terkini.
“Bandara Internasional Juanda bersama seluruh pemangku kepentingan terus melakukan pemantauan dan koordinasi untuk memastikan keselamatan, keamanan, kenyamanan, serta pelayanan penumpang tetap terjaga selama penyesuaian operasional,” ujar Tohir.
( wa/an)








