BeritaLifestyle

PWI Jatim Gelar Doa Bersama untuk Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

SURABAYA — harianjatim.net — Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur menggelar doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, Sabtu.

Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim, dalam keterangan diterima di Surabaya, Sabtu, menyatakan seluruh keluarga besar PWI Jatim berharap seluruh jurnalis yang hilang kontak dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.

“Kami keluarga besar PWI Jawa Timur berdoa dan berharap yang terbaik. Semoga Badan Pencarian dan Penyelamatan (Basarnas) segera menemukan kelima jurnalis dan tiga awak kapal dalam kondisi selamat serta keluarga diberikan kekuatan dan kesabaran,” ujar Lutfil.

Lutfil menyatakan insan pers di Jawa Timur terus mengikuti perkembangan operasi pencarian dan berharap upaya tim gabungan dapat segera membuahkan hasil serta memberikan kepastian kepada keluarga korban.

Lutfil juga berharap kejadian serupa tidak terulang dan mendoakan para jurnalis agar selalu diberi keselamatan dan lindungan Allah dalam bertugas.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Seblak Diwek, Jombang, Gus Bahar yang memimpin jalannya doa bersama menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan ikhtiar atau usaha bersama dalam meminta pertolongan Allah agar seluruh korban yang hilang kontak diberi keselamatan.

Gus Bahar turut mendoakan agar seluruh tim SAR gabungan diberi keselamatan dan kesehatan dalam bertugas.

Sementara itu, tim SAR menemukan empat benda berupa jeriken, helm, dan dua jaket saat melakukan pencarian di perairan Selat Sunda pada hari kelima operasi SAR, Sabtu.

Tim SAR Gabungan memperluas pencarian melalui jalur laut dan udara dengan membagi wilayah pencarian ke sejumlah sektor di perairan Selat Sunda.

Adapun delapan orang yang masih dalam pencarian berangkat menggunakan kapal cepat dari Dermaga Pegedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk meliput kejadian gunung meletus.

Kelima jurnalis, yakni M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu, serta Donal Husni yang merupakan jurnalis lepas.

Tiga orang lainnya adalah Warta selaku nakhoda, Surakman sebagai anak buah kapal (ABK), serta Heriyanto sebagai pemandu.

( wa/an)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button