
MALANG, harianjatim.net – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan warga di wilayah setempat tak perlu lagi berobat ke luar negeri, karena seluruh layanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr Saiful Anwar (RSSA) di Kota Malang sepenuhnya sudah terintegrasi.
Khofifah di RSSA, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu, mengatakan rumah sakit tersebut kini sudah memiliki gedung Grand Paviliun sehingga pelayanan dan perawatan kesehatan bagi warga setempat berjalan lebih optimal.
“Ini (Grand Paviliun) untuk memberikan layanan dengan kualitas dan ruang rawat tertentu. Tadi sudah saya sampaikan, tidak perlu lagi (berobat) ke Singapura, ke Malaysia, di sini saja,” kata Khofifah.
Khofifah menyampaikan pada fasilitas gedung terbaru itu seluruh kebutuhan pelaksanaan tindakan medis bisa dilakukan di satu tempat yang sama.
“Kalau pasien butuh operasi tidak di dorong-dorong ke sana, karena ruangannya sudah ada di sini,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur RSSA Malang dr Mochamad Bachtiar Budianto mengatakan Grand Paviliun yang memiliki tujuh lantai itu diperuntukkan untuk melayani pasien kelas VIP dan VVIP dengan kapasitas 120 tempat tidur, meski saat ini yang efektif beroperasi sebanyak 80 tempat tidur.
“Tadi sudah diresmikan Bu Gubernur, jadi ini menjadi berkah buat kami. Insya Allah masyarakat Malang dan seluruh Jawa Timur yang membutuhkan layanan kami siap memberikan,” kata Bachtiar.
Adapun fasilitas di Grand Paviliun RSSA Malang meliputi ruang rawat jalan, rawat inap, laboratorium, radiologi, ICU, dan ruang operasi.
Kemudian, ada layanan penunjang, seperti farmasi.
Ke depan, RSSA juga terus melakukan pengembangan lanjutan, misalnya stem cell lantaran masih tersedia ruangan yang bisa digunakan.
Rumah sakit tersebut memiliki tenaga kesehatan sekitar tiga ribu orang.
“Ada kesempatan yang besar untuk pengembangan dan bisa diisi karena kami punya sumber daya manusia yang berkompeten,” tutur dr Bachtiar.(wa/ar)








