Berita

PUSDA Jatim Tangani Tanggul Jebol Sungai Curah Kobo’an

Lumajang,harianjatim.net — Penanganan tanggul terputus imbas erupsi Gunung Semeru mulai dikerjakan. Alat berat milik Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur mulai diturunkan ke sejumlah lokasi prioritas penanganan di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, sejak Minggu (30/11/2025).

Dinas PU SDA Jatim menyebutkan, penanganan pasca erupsi Gunung Semeru terus dilakukan intensif di Kecamatan Pronojiwo sejak 19 November 2025.

Bersama dengan sejumlah instansi terkait, Dinas PU SDA Jatim melakukan upaya pemulihan dampak erupsi Gunung Semeru. Akses penting dan pengamanan alur sungai yang tertimbun material vulkanik yang telah ditangani antara lain, pembuatan sudetan sepanjang 500 meter dan lebar 10 meter, pembuatan tanggul setinggi 4 meter serta peninggian tangkis di titik-titik rawan.

“Tujuannya untuk memulihkan fungsi sungai dan memastikan jalur evakuasi selalu siap untuk digunakan,” tulis situs resmi Dinas PU SDA Jatim.

Sebelum aktivitas pembenahan dan pembangunan tanggul di sepanjang Sungai Curah Kobokan, sejumlah petugas melakukan koordinasi di area yang dipenuhi abu dan pasir vulkanik erupsi Semeru. Timbunan material vulkanik itu diangkat menggunakan satu unit excavator Dinas PU SDA Jatim.

Proses penanganan tersebut mendapat dukungan dari Polda Jatim melalui Dit Samapta, Sat Brimob, Polres Lumajang dan jajaran Polsek wilayah terdampak.

Informasi yang dirilis Divisi Humas Polri mengungkapkan satuan dari Polda Jatim diturunkan untuk memastikan proses pengerjaan tersebut berlangsung efektif dan aman.

Kasubsi PIDM Seksi Humas Polres Lumajang, Ipda Untoro menyampaikan, perbaikan tanggul menjadi prioritas penanganan karena kerusakan tersebut berdampak pada keselamatan warga secara langsung.

“Perbaikan dan pembuatan tanggul ini sifatnya mendesak karena sebelumnya sempat jebol akibat aliran lahar dingin dan mengarah ke permukiman,” ujar Untoro.

Pihaknya, lanjut Untoro, bersama Dinas PU SDA Jatim terus berkoordinasi agar pengerjaan bisa dipercepat sehingga banjir lahar susulan, terutama saat intensitas hujan meningkat, dapat dicegah dampaknya.

“Polres Lumajang akan terus menempatkan personil untuk mendukung proses normalisasi serta memastikan situasi tetap aman selama alat berat beroperasi,” imbuhnya.

Upaya ini, pungkas Untoro, diharapkan dapat memperkuat mitigasi bencana, meminimalkan risiko terhadap warga serta mempercepat pemulihan pasca erupsi Gunung Semeru. (iwn)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button