BeritaNasional

Prabowo Targetkan Danantara Setor Rp800 Triliun per Tahun ke Negara

Jakarta, harianjatim.net-Presiden Prabowo Subianto menetapkan target ambisius bagi Danantara Indonesia untuk memberikan kontribusi minimal 50 miliar dolar AS atau setara Rp800 triliun kepada negara setiap tahunnya. Dalam pidato peringatan satu tahun Danantara di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu (11/03/2026), Presiden menjelaskan bahwa target tersebut didasarkan pada perhitungan tingkat pengembalian aset atau return on assets (ROA) minimal sebesar 5 persen dari total aset yang dikelola. Meskipun perusahaan yang mapan idealnya menyetor ROA minimal 10 persen, Danantara diberikan target awal yang lebih rendah karena baru setahun bertugas mengelola aset negara.

Terkait target tersebut, Presiden menyampaikan pandangannya mengenai pencapaian di masa transisi ini. “Kita mengerti bahwa itu mungkin dalam tahun-tahun pertama belum bisa kita capai. Kalau hanya 5 persen ROA, berarti Danantara harus kembalikan ke negara 50 miliar dolar AS tiap tahun, Rp800 triliun,” kata Prabowo. Beliau menegaskan bahwa Danantara harus memiliki visi jangka panjang agar ke depannya mampu meningkatkan performa dengan memberikan ROA pada kisaran 10 persen hingga 15 persen per tahun.

Walaupun menetapkan standar yang tinggi, Presiden tetap mengapresiasi kinerja Danantara sepanjang tahun pertamanya meski tantangan besar masih menanti di depan. Ia kembali menekankan pentingnya mencapai angka minimal tersebut sebagai bentuk tanggung jawab kepada negara. “Saya ingatkan, sasaran masih cukup jauh. Saudara harus bisa memberi return 5 persen minimal kembali ke negara. 50 miliar dolar AS minimal,” imbuhnya.

Sebelumnya, Prabowo mengungkapkan bahwa Danantara telah menunjukkan kinerja yang sangat kuat dengan capaian ROA yang melampaui 300 persen dalam satu tahun terakhir. Menurut Presiden, angka fantastis ini menjadi bukti adanya potensi besar dalam pengelolaan aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN) jika dilakukan secara terintegrasi dan profesional. Pembentukan Danantara sendiri dipandang sebagai langkah strategis pemerintah untuk mengonsolidasikan aset negara demi memberikan nilai tambah yang maksimal bagi perekonomian nasional.( wa/ar)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button