
Jakarta – harianjatim.net, Pemerintah telah mengerahkan aparat TNI dan Polri untuk memastikan masyarakat bisa melaksanakan mudik dengan aman dan nyaman pada momentum Lebaran Idul Fitri tahun ini. Pengerahan aparat keamanan tersebut dilakukan melalui apel gelar pasukan yang dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago di Silang Monas, Jakarta Pusat, pada hari Kamis tanggal 12 Maret 2026.
“Saya tekankan kembali bahwa kekuatan yang ditampilkan saat ini adalah pasukan yang terlibat secara langsung di lapangan, sementara kekuatan yang mendukung secara tidak langsung jumlahnya bahkan lebih besar,” kata Djamari dalam siaran pers Kemenko Polkam yang diterima di Jakarta pada hari Jumat tanggal 13 Maret 2026. Para petugas TNI dan Polri tersebut nantinya akan berjaga di berbagai titik keramaian pemudik, mulai dari terminal, bandara, stasiun, pelabuhan, hingga jalur mudik lintas darat.
Tidak hanya itu, petugas juga akan ditempatkan di beberapa lokasi keramaian dan obyek vital selama masa libur lebaran berlangsung. “Ini menunjukkan betapa besar komitmen dan tekad kami untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman maupun kembali ke tempat tugasnya, khususnya menuju Jakarta,” kata Djamari.
Selain memperkuat pengamanan dalam masa mudik lebaran, Djamari juga mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan diri dan kendaraan dengan matang sebelum melaksanakan perjalanan. Djamari menekankan bahwa kondisi kendaraan dan fisik pemudik harus dalam keadaan fit demi menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas. Dengan adanya ragam upaya tersebut, Djamari berharap momentum mudik di masa lebaran ini bisa berjalan dengan aman dan lancar (wan/an)








