
Surabaya, harianjatim.net – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur memberangkatkan 15 armada bus Mudik Gratis 2026 di halaman depan Kantor PWNU Jatim di Surabaya pada hari Rabu, 18 Maret 2026.
Keberangkatan 15 bus itu dilepas oleh Sekretaris PWNU Jatim HM Faqih beserta jajaran wakil sekretaris, Sekretaris LAZISNU Jatim Rofi’i Boenawi, ketua panitia Imam Muhadi serta perwakilan Dishub dan Polda Jatim.
“Saya hanya mengingatkan bahwa kita harus banyak bersyukur dan perlu menata niat dalam mudik gratis ini. Jangan niat hanya mudik karena gratis, tapi niatkan untuk silaturahmi keluarga agar mendapat kebaikan,” kata Sekretaris PWNU Jatim HM Faqih.
HM Faqih menambahkan, Nabi Muhammad SAW sendiri menganjurkan menyambung tali silaturahmi dengan keluarga atau saudara karena dengan silaturahmi itu, Allah akan memanjangkan umur dan memperluas rezeki.
“Kita juga berdoa, semoga doa-doa yang kita lakukan selama Tarawih juga dikabulkan, yakni doa kita agar saat kiamat nanti bisa berkumpul dengan Rasulullah dan kita mendapat syafaat Nabi di akhirat, aamiin. Sampaikan untuk keluarga dan sampaikan bahwa PWNU adakan mudik setiap tahun,” katanya.
Dalam pemberangkatan pemudik itu, HM Faqih juga menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemprov Jatim yang rutin memberikan fasilitas mudik gratis untuk warga NU pada setiap tahun dengan pengawalan Dishub dan Polda Jatim.
“Terima kasih juga untuk LAZISNU Jatim yang aktif menangani Mudik Gratis PWNU Jatim dengan mengerahkan sejumlah relawan untuk pendaftaran dan pengecekan menjelang keberangkatan. Terima kasih, semoga LAZISNU selalu berkah,” katanya.
Dalam laporannya, ketua panitia mudik PWNU Jatim Imam Muhadi menjelaskan ke-15 bus yang berangkat dari Surabaya itu menuju jurusan Sumenep sebanyak satu bus, Banyuwangi satu bus, Jember-Banyuwangi sebanyak empat bus, Ponorogo dua bus, Pacitan tiga bus, Ngawi satu bus, Magetan satu bus, dan Kediri-Trenggalek dua bus.
“Biasanya, kami mendapat bantuan Pemprov Jatim sebanyak 20-25 bus, tapi tahun ini hanya 15 bus, karena Pemprov Jatim memang sedang melakukan efisiensi dalam banyak hal. Untuk 15 bus itu tercatat 800-1.000 penumpang. Setiap penumpang juga kami beri bingkisan lebaran dari LAZISNU Jatim,” katanya.
Sebelumnya, selama Ramadhan 1447 H, PWNU Jatim mengadakan “Ngaji Kentong Ramadhan 1447 H” mulai hari Sabtu, 21 Februari hingga hari Minggu, 15 Maret 2026 yang melibatkan lembaga dan badan otonom (banom).
Kegiatan lembaga berlangsung sejak hari Sabtu, 21 Februari hingga hari Sabtu, 7 Maret, lalu banom pada hari Minggu, 8 Maret hingga hari Sabtu, 14 Maret dan diakhiri dengan Bukber PWNU Jatim pada hari Minggu, 15 Maret 2026.
Lembaga dan banom yang terlibat adalah LDNU, LP Maarif NU, LPNU, LPPNU, LKKNU, Lakpesdam, LWP-LPBH, Lesbumi, LBM-Aswaja Center, LAZISNU, LKNU, LF, LPTNU, LTN-LTM, dan LPBI-SNNU.
Sedangkan banom yang terlibat adalah Muslimat NU, Fatayat NU, Ansor/PagarNusa, JQH/PMII, IPNU/IPPNU, Pergunu/Ishari, Sarbumusi/ISNU, Jatman, dan Bukber PWNU dan PCNU se-Jatim.(wan/an)








