
Magetan, harianjatim.net – Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk dua kelompok tani di daerah setempat sebagai upaya meningkatkan produksi pada Selasa, 28 April 2026.
Kepala DTPHPKP Magetan Uswatul Chasanah menjelaskan bahwa bantuan alsintan tersebut bertujuan untuk mendorong produktivitas hasil pertanian serta mempercepat mekanisasi pertanian di Kabupaten Magetan.
Uswatul Chasanah menambahkan bahwa alsintan yang diberikan berupa dua unit Combine Harvester Besar (CHB) yang diserahkan secara langsung oleh Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti kepada perwakilan Kelompok Tani Rukun Makmur III di Kelurahan Bendo dan Kelompok Tani Sri Rejeko Kelurahan Kraton.
Pemberian alsintan tersebut merupakan wujud nyata perhatian pemerintah pusat dan daerah dalam mengatasi keterbatasan tenaga kerja manusia melalui mekanisasi yang dinilai sangat krusial mengingat posisi strategis Magetan sebagai salah satu penyangga pangan di Jawa Timur.
Bupati Magetan Nanik Endang berpesan kepada para kelompok tani penerima manfaat agar menjaga alat bantuan tersebut dengan penuh tanggung jawab.
“Saya juga berpesan, tolong alatnya ini dipelihara dan digunakan sebaik-baiknya,” kata Nanik.
Nanik Endang berharap dengan adanya alat CHB, beban kerja petani pada proses panen dapat diringankan dan pendapatan bisa meningkat karena hasil panen yang diperoleh akan lebih maksimal jika dibandingkan dengan proses panen manual.
Sementara itu, Ketua Poktan Rukun Makmur III Supriyanto mengucapkan terima kasih atas bantuan alat panen CHB yang diberikan oleh Pemkab Magetan.
“Semoga alat ini dapat membantu memaksimalkan hasil panen di kelompok tani kami dan harapannya kesejahteraan petani meningkat,” kata Supriyanto.
Supriyanto menambahkan bahwa di Poktan Rukun Makmur III sudah terdapat petani yang memiliki kemampuan untuk mengoperasikan alat CHB tersebut.
Adanya bantuan itu dipastikan dapat memicu semangat para anggota kelompok tani untuk terus belajar mengenai penerapan sistem pertanian modern.
Berdasarkan data setempat, produksi padi di Magetan pada tahun 2025 tercatat mencapai angka sekitar 308.221 ton GKG dengan total luas lahan panen tanaman mencapai 50.411 hektare atau rata-rata 61,14 ton per hektare.(wa/ar)








