BeritaBisnisDaerahLifestyle

Atasi Kemacetan, PT SMI Kucurkan Rp885 Miliar untuk Proyek Jalan di Surabaya

SURABAYA, harianjatim.net – PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI menyalurkan pembiayaan sebesar Rp885,85 miliar kepada Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur. Dana tersebut difokuskan untuk membiayai proyek strategis pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) serta pelebaran Jalan Wiyung-Menganti pada Minggu, 26 April 2026.

Langkah ini diambil dengan harapan mampu mengurangi titik kemacetan sekaligus meningkatkan konektivitas antar kawasan di Surabaya. Direktur Utama PT SMI Reynaldi Hermansjah menjelaskan bahwa pihaknya melihat kebutuhan infrastruktur perkotaan semakin mendesak, terutama dalam mengatasi kemacetan yang berdampak langsung pada produktivitas masyarakat.

Perjanjian pembiayaan tersebut ditandatangani oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI, Faaris Pranawa. Penandatanganan ini menjadi bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur kota yang semakin kompleks akibat tekanan mobilitas perkotaan.

Reynaldi Hermansjah menerangkan bahwa dua proyek tersebut memiliki peran penting dalam memperbaiki sistem transportasi di Surabaya. Pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat akan membantu mendistribusikan arus lalu lintas secara lebih merata sehingga mengurangi beban pada jalan-jalan utama.

Sementara itu, proyek pelebaran Jalan Wiyung-Menganti ditujukan untuk mengatasi kepadatan kendaraan di salah satu koridor dengan intensitas lalu lintas yang sangat tinggi. Kedua proyek ini merupakan bagian dari tujuh proyek infrastruktur perkotaan Surabaya periode 2026-2027 dengan total kebutuhan pendanaan mencapai Rp3,16 triliun.

Reynaldi Hermansjah menyampaikan bahwa pembiayaan ini merupakan pendekatan strategis perseroan dalam mendukung kota-besar menghadapi tantangan urbanisasi. Proyek ini akan secara langsung mengurangi bottleneck lalu lintas di Surabaya sekaligus meningkatkan efisiensi logistik kota yang menjadi pusat ekonomi Jawa Timur.

Oleh karena itu, pembiayaan ini diarahkan untuk menciptakan sistem transportasi yang lebih efisien dan mendukung aktivitas ekonomi kota. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan apresiasi kepada PT SMI atas dukungan pembiayaan yang diberikan dalam proyek tersebut.

Eri Cahyadi menekankan bahwa penguatan konektivitas menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing kota di tengah pertumbuhan aktivitas ekonomi yang dinamis. Hal ini juga bertujuan untuk mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Surabaya.

Proyek ini nantinya akan menjadi fondasi penting dalam membangun sistem transportasi kota yang lebih efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan. Selain memberikan solusi transportasi, proyek ini diproyeksikan membawa dampak ekonomi yang sangat signifikan bagi warga.

Dengan dukungan pembiayaan dari PT SMI, belanja modal diproyeksikan meningkat hingga 40,81 persen dari tahun 2025 ke 2026. Peningkatan ini berpotensi mendorong pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) hingga Rp29,79 triliun bagi Kota Surabaya.

Dari sisi manfaat langsung, pembangunan infrastruktur ini diharapkan mampu menekan biaya operasional kendaraan dan mengurangi waktu tempuh perjalanan. Selain itu, aspek keselamatan transportasi juga diharapkan meningkat seiring dengan perbaikan fasilitas jalan.

Secara lebih luas, pembangunan ini akan memperkuat aksesibilitas dan mendukung pemerataan pembangunan di berbagai wilayah. PT SMI sebagai lembaga pembiayaan terus berkomitmen menghadirkan dukungan yang memberikan dampak ekonomi dan sosial berkelanjutan bagi daerah.

Hingga Februari 2026, komitmen pembiayaan PT SMI kepada pemerintah daerah secara nasional telah mencapai Rp37,08 triliun. Dukungan terhadap Pemerintah Kota Surabaya ini menjadi bagian dari misi mendorong kota-kota di Indonesia menjadi lebih efisien dan berdaya saing tinggi.(wa/ar)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button