BeritaBisnisDaerahLifestyle

Pemkot Malang Usulkan Penambahan Rute Bus TransJatim di Kawasan Soekarno-Hatta

MALANG, harianjatim.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mengusulkan penambahan rute baru bus TransJatim kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memenuhi kebutuhan akses angkutan umum bagi masyarakat. Salah satu jalur yang diusulkan untuk segera dijangkau adalah Jalan Soekarno-Hatta yang merupakan kawasan padat aktivitas pada hari Minggu, 26 April 2026.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menjelaskan bahwa Jalan Soekarno-Hatta menjadi salah satu pusat keramaian utama di Kota Malang karena terdapat area perkantoran, tempat hiburan, hingga lingkungan kampus. Wahyu menyebutkan bahwa pihaknya sudah memberikan usulan tersebut sewaktu diskusi karena ada beberapa ruas jalan yang saat ini memang belum dijangkau oleh layanan TransJatim.

Wahyu menyampaikan bahwa usulan penambahan rute ini merupakan aspirasi langsung dari masyarakat setempat yang menginginkan adanya kemudahan dalam melaksanakan mobilitas sehari-hari. Pemerintah kota berusaha menangkap kebutuhan warga akan transportasi publik yang terintegrasi di titik-titik strategis.

Mengenai tata letak halte, Wahyu menuturkan bahwa koordinasi dengan pemerintah provinsi tetap dilakukan secara intensif sebagaimana penentuan titik pemberhentian pada rute yang sudah berjalan. Beberapa lokasi masih dipilih secara selektif supaya tidak sampai menyebabkan kemacetan dan akan dilihat kembali karena nantinya akan banyak menggunakan lahan milik pemkot.

Hingga saat ini, bus TransJatim baru melayani satu koridor dengan panjang rute sekitar 52 kilometer yang menghubungkan Terminal Hamid Rusdi, Terminal Landungsari di Kabupaten Malang, hingga Terminal Batu di Kota Batu. Di wilayah Kota Malang sendiri, moda transportasi ini sudah melewati titik penting seperti Stasiun Malang, Jalan Basuki Rahmat atau Kayutangan, Terminal Madyupuro, Jalan Dinoyo, dan Jalan Veteran.

Data menunjukkan load factor atau rasio kapasitas layanan bus ini telah mencapai 61 persen per hari, yang menandakan bahwa bus TransJatim begitu diminati oleh masyarakat. Wahyu mengamati bahwa setiap armada bus yang melintas hampir selalu penuh oleh penumpang yang bepergian antarwilayah.

Meskipun usulan penambahan rute telah disampaikan, Wahyu menegaskan bahwa pihak pemkot menyerahkan seluruh keputusan final perihal realisasi rute baru tersebut kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Wahyu menyadari bahwa bus ini merupakan layanan lintas daerah dalam lingkup Malang Raya sehingga perannya berada di bawah kewenangan provinsi.(wa/ar)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button