Universitas Airlangga dan Universitas Cenderawasih Bersaing untuk Desa Patakbanteng

Jakarta, harianjatim.net– Desa Patakbanteng di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, terletak di jalur menuju kawasan wisata Dieng yang tersohor dengan julukan magisnya sebagai “Negeri di Atas Awan.” Berada di ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut, tepat di lereng Gunung Prau, desa yang masuk 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 ini punya panorama indah khas daerah pegunungan dengan hamparan perkebunan indah, udara sejuk, serta lanskap pertanian yang memikat.
Sebagai salah satu gerbang utama pendakian Gunung Prau, Desa Patakbanteng merupakan destinasi dinamis yang memadukan pesona alam, aktivitas argowisata, serta kekayaan budaya lokal. Masyarakat Patakbanteng mayoritas berkegiatan di sektor pertanian, pariwisata, serta sebagai pelaku UMKM.
Meski memiliki lanskap alam indah dan warga yang kompak, ada beberapa hal harus mendapat perhatian lebih di Desa Patakbanteng. Sejumlah tantangan tersebut antara lain:
- Pengelolaan lingkungan dan sampah belum terpadu dan butuh sistem berkelanjutan
- Tingginya angka stunting balita, serta penderita penyakit tidak menular
- Rendahnya tingkat kehadiran warga di Posyandu/Posbindu
- Adanya masalah kesehatan mental (depresi) yang dialami beberapa warga berusia 20-30 tahun
- Masih tingginya angka putus sekolah anak yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA (sekitar 25% anak)
- Rendahnya pengembangan dan pelestarian warisan budaya lokal dan terbatasnya fasilitas sanggar seni
- Rendahnya kemampuan berbahasa Inggris para pelaku wisata lokal
- Menurunnya jumlah petani
Sejumlah tantangan di atas menjadi latar belakang terpilihnya Desa Patakbanteng sebagai salah satu destinasi program Genera-Z Berbakti 2026. Program Genera-Z Berbakti adalah wadah bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk menghadirkan solusi nyata melalui proposal pengabdian masyarakat di desa-desa binaan Bakti BCA. Untuk Desa Patakbanteng, dua kelompok mahasiswa yang akan beradu gagasan agar bisa mengimplementasikan berbagai idenya adalah perwakilan Universitas Airlangga dan Universitas Cenderawasih.
Program yang ditawarkan
Tim Universitas Airlangga mengusung proposal yang menitikberatkan pada pengelolaan lingkungan, revitalisasi bibit berbasis energi terbarukan, sistem peternakan, serta penguatan kapasitas dan pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi. Program yang diusung tim dengan nama Amerta Pertiwi ini adalah:
- Rumah Kompos: mencakup sistem TPS 3R, pemilahan sampah, biopori sampah dapur, dan Integrated Prau-Plast Station
- Rumah Bibit: revitalisasi aset desa menjadi smart greenhouse berbasis energi terbarukan, sistem peternakan kelinci, serta instalasi dual-point Pembangkit Listrik Tenaga Pikohidro
- Rumah Inovasi: pusat pemberdayaan masyarakat dan keluarga berdaya, mencakup Dapur Stunting, Bilik Konseling, Bilik Keluarga, Perpustakaan Desa, hingga aktivasi QRIS massal untuk UMKM
Universitas Cendrawasih yang diwakili tim LESTARI menghadirkan sejumlah solusi yang berfokus pada penguatan sistem lingkungan berkelanjutan sekaligus pemberdayaan kesehatan masyarakat. Program yang ditawarkan:
- TRASHFORMER: pengelolaan sampah terpadu melalui komposter, ecobrick, dan aksi bersih sungai
- NutriMom: edukasi gizi 1.000 hari pertama kehamilan berbasis kemandirian pangan lokal melalui demonstrasi memasak bagi kader, ibu hamil, dan ibu balita
- CEHATI: program skrining dan edukasi kesehatan terpadu untuk meningkatkan deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM)
- Desasehat.id: platform digital terintegrasi untuk pendataan, pemantauan, dan edukasi stunting serta hipertensi masyarakat desa
“Genera-Z Berbakti diharapkan bisa menjadi ruang kolaborasi generasi muda untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat lokal. Kami berharap para finalis dapat memberikan kemampuan terbaiknya untuk memperjuangkan ide-ide yang diusung di hadapan panelis. Sebagai bagian dari komitmen Bakti BCA, kami ingin memastikan Genera-Z Berbakti BCA 2026 dapat memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan inovasinya secara inklusif seraya menyelaraskan perlindungan alam dengan penguatan kapasitas serta ekonomi masyarakat lokal” kata EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn.
Tim Universitas Airlangga dan Universitas Cendrawasih akan beradu dan saling menguji gagasan pada babak final Genera-Z Berbakti. Tayangan ini dapat disaksikan mulai pertengahan Juni di YouTube @SolusiBCA dan saluran resmi mitra program. Para pendukung kedua tim dapat melakukan voting untuk menunjukkan dukungan bagi universitas jagoannya pada laman Instagram resmi BCA (@goodlifebca) dari periode 21 Mei hingga 5 Juli mendatang. Voting berlangsung untuk menentukan siapa Fan Favourite Team yang terpilih dari total 8 finalis Genera-Z Berbakti 2026.(ino)








