BisnisDaerah

Celah Cuan, Pemkab Mojokerto Lirik PAD Maksimal Dari Pariwisata

Mojokerto, harianjatim.net – Pemerintah Kabupaten Mojokerto tengah mendongkrak sektor pariwisata. Celah cuan Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

“Desa Wisata harus mampu menjual pengalaman dan kenangan berkesan agar pengunjung bisa membawa cerita positif yang bisa menjadi sarana promosi alami, ” tutur Wakil Bupati Moch. Rizal Octavian, Senin (4/5) pagi. 

Dihadapan peserta bimtek dari unsur penggerak dan perwakilan dari Desa Wisata se-Kabupaten Mojokerto, orang nomer dua di Pemkab Mojokerto itu menambahkan Desa wisata itu menjual rasa, pengalaman, dan  kenangan. 

“Jadi kita harus mulai belajar, bagaimana caranya agar setelah pengunjung membawa cerita yang baik untuk dibagikan ke orang lain,” tandasnya. 

Acara bimtek marketing ini digelar oleh Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar). 

Ia mengatakan selama ini Pemerintah Kabupaten telah mendukung regulasi dan pembangunan infrastruktur penunjang. 

“Kami di jajaran Pemerintah Kabupaten akan terus berupaya memberikan dukungan, baik dari sisi regulasi maupun infrastruktur penunjang, namun keberhasilan sesungguhnya ada di tangan panjenengan semua (pegiat Desa Wisata) sebagai pengelola di lapangan,”

Senada dengan Mas Wabup Moch. Rizal, Kepala Disbudporapar Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto, menyatakan bimtek ini mengajak peserta tidak hanya jago memotret dan menulis caption yang menarik, tetapi juga fokus pada cara menjaga keberlanjutan desa wisata. 

“Dalam bimtek ini, kita tidak hanya belajar bagaimana cara memotret yang bagus, bagaimana cara membuat caption yang menarik, tapi juga bagaimana menjaga keberlanjutan dari desa wisata itu sendiri,” imbuh Kadisbudporapar Kabupaten Mojokerto tersebut. (Nin) 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button