
Jakarta, harianjatim.net – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) melalui PT Danantara Investment Management (DIM) resmi mengumumkan penerbitan surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN) dengan nilai total mencapai Rp7 triliun pada hari Selasa, 17 Maret 2026.
Instrumen keuangan ini diberi nama Surat Utang Jangka Panjang II yang ditawarkan tanpa melalui mekanisme penawaran umum oleh PT Danantara Investment Management Tahun 2026 Tahap I berdasarkan data dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Managing Director Finance Danantara Investment Management (DIM) Djamal Attamimi menjelaskan bahwa dengan memperhatikan tingginya minat investor terhadap Patriot Bonds yang diterbitkan pada September 2025, Danantara Indonesia akan terus mengakomodasi minat calon investor, termasuk melalui penerbitan Surat Utang Jangka Panjang yang bersifat privat dan sukarela.
Djamal Attamimi memastikan bahwa Danantara berkomitmen untuk melaksanakan mandatnya sebagai sovereign fund secara profesional melalui penerapan prinsip kehati-hatian, transparansi, serta tata kelola yang baik.
Inisiatif pembiayaan seperti ini bertujuan untuk mendukung transformasi ekonomi Indonesia dalam jangka panjang serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan, ujar Djamal Attamimi.
Surat utang tersebut terbagi ke dalam dua seri, yakni seri A dengan jumlah pokok senilai Rp3,5 triliun dan kupon sebesar 2 persen yang memiliki tenor lima tahun satu hari sehingga akan jatuh tempo pada 18 Maret 2031.
Sementara itu, seri B memiliki jumlah pokok senilai Rp3,5 triliun dengan kupon 2 persen dan tenor tujuh tahun yang dijadwalkan jatuh tempo pada tanggal 17 Maret 2033.
Proses distribusi efek secara elektronik dilakukan pada hari Selasa, 17 Maret 2026, sedangkan pembayaran bunga pertama akan dilaksanakan pada tanggal 17 Maret 2027.
Dalam aksi korporasi ini, PT Mandiri Sekuritas berperan sebagai Penata Laksana Penerbitan dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bertindak selaku Agen Pemantau.
Sebelumnya, pada tahun 2025, Danantara tercatat telah menerbitkan surat utang bertipe MTN dengan total nilai Rp61,3 triliun yang terbagi dalam dua tahap pengerjaan.
Pada tahap I seri A, Danantara menawarkan Rp25 triliun dengan kupon 2 persen yang akan jatuh tempo pada tanggal 22 Oktober 2033, sedangkan pada tahap II seri A nilainya sebesar Rp9,8 triliun dengan bunga 2 persen dan jatuh tempo 13 Desember 2030.
Selanjutnya, pada tahap I seri B ditawarkan kembali senilai Rp25 triliun dengan bunga 2 persen yang jatuh tempo pada 21 Oktober 2032, serta tahap II seri B senilai Rp1,57 triliun dengan bunga 2 persen yang jatuh tempo pada tanggal 12 Desember 2032.
Pada periode tersebut, Danantara menawarkan instrumen tersebut melalui skema private placement kepada para konglomerat di Indonesia guna mendukung aktivitas investasi di dalam maupun luar negeri.
(wan/an)








