DPUPR Perakim Kota Mojokerto Siapkan 9 Proyek Strategis 2026, Anggaran Hampir Rp8 Miliar

Mojokerto, harianjatim.net – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Mojokerto (DPUPR Perakim) Kota Mojokerto mengalokasikan anggaran hampir Rp8 miliar untuk sembilan proyek strategis tahun 2026. Total pagu yang disiapkan mencapai Rp7.944.367.520.
Proyek yang berada di bawah Bidang Penataan Ruang, Bangunan, dan Bina Konstruksi ini didominasi pembangunan gedung baru serta peningkatan sarana pendukung layanan publik.
Kepala DPUPR Perakim Kota Mojokerto, Endah Supriyani menyebut sembilan paket pekerjaan tersebut merupakan bagian dari komitmen peningkatan pelayanan dasar.
“Ada 9 proyek yang bakal kami realisasi tahun ini. Pembangunan ini sebagai wujud pelayanan publik yang aman, terjangkau, dan merata untuk memenuhi kebutuhan dasar warga,” ujarnya, Senin (2/3/2026).
Dari total anggaran, dua proyek menyerap porsi terbesar yakni pembangunan Gedung Baznas senilai Rp1.974.193.650 dan Gedung BPBD Rp2.150.896.070 di Jalan Bhayangkara. Artinya, lebih dari separuh total anggaran terkonsentrasi pada dua proyek bangunan baru tersebut.
Kepala Bidang Penataan Ruang, Bangunan, dan Bina Konstruksi, Ferry Hendri Koerniawan menjelaskan kedua proyek itu memang menjadi prioritas tahun ini.
“Keduanya adalah proyek baru,” jelasnya.
Selain itu, anggaran juga dialokasikan untuk pembangunan tempat parkir Gelora A. Yani sebesar Rp1.547.670.260, sarana prasarana Kecamatan Kranggan (paving dan landscape) Rp1.255.197.140, serta rehabilitasi Rumah Potong Hewan (RPH) Rp201.075.270.
Sementara proyek skala lebih kecil meliputi rehab Kantor Kelurahan Blooto Rp298.566.310, pembangunan pagar gapura Lingkungan Kuwung Kelurahan Meri Rp338.811.830, serta pembangunan pagar Denkesa Rp127.956.990.
Dengan dominasi pembangunan fisik bangunan, publik menanti sejauh mana proyek tersebut menjawab kebutuhan mendesak masyarakat, terutama di tengah keterbatasan fiskal daerah. Transparansi proses lelang dan pengawasan pelaksanaan menjadi faktor krusial agar anggaran miliaran rupiah tersebut benar-benar tepat sasaran dan selesai tepat waktu. (Ud)








