
Tulungagung, harianjatim.net – Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur memastikan mayoritas jamaah calon haji tahun 2026 telah memenuhi syarat kesehatan atau istithaah untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung Desi Lusiana Wardani, Kamis, mengatakan sebanyak 1.429 calon haji reguler maupun cadangan telah menjalani pemeriksaan kesehatan.
“Mayoritas jamaah calon haji dinyatakan istithaah dan siap mengikuti rangkaian ibadah haji,” ujarnya.
Desi Lusiana Wardani menjelaskan, dari total jamaah calon haji yang diperiksa, hanya lima orang yang dinyatakan tidak memenuhi syarat kesehatan karena faktor penyakit tertentu dan keterbatasan aktivitas harian.
Menurut Desi Lusiana Wardani, jamaah calon haji yang dipastikan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026 sebanyak 1.179 orang.
Selain itu, Dinkes juga memetakan sebanyak 365 calon haji masuk kategori risiko tinggi, termasuk lanjut usia (lansia) dan jamaah dengan riwayat penyakit seperti hipertensi, diabetes melitus, maupun gangguan jantung.
“Kami sudah melakukan pemetaan dan pendampingan khusus untuk jamaah risiko tinggi,” katanya.
Sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kesehatan, pemerintah daerah menyiapkan 10 petugas kesehatan haji kloter yang terdiri dari empat dokter dan enam perawat untuk mendampingi para jemaah selama pelaksanaan ibadah.
Petugas tersebut nantinya bertugas memantau kondisi kesehatan jamaah, termasuk memastikan konsumsi obat rutin bagi jamaah risiko tinggi tetap berjalan.
Desi Lusiana Wardani juga mengimbau jamaah calon haji menjaga kondisi fisik sebelum keberangkatan, mengingat cuaca di Arab Saudi diperkirakan cukup panas saat musim haji berlangsung.
“Jamaah diimbau menjaga kebugaran, cukup istirahat, serta menyiapkan perlengkapan seperti payung, alas kaki, dan pelindung kepala,” ujarnya.(wa/an)








