P3D Gredek, Kades : Terpilih Harus Siap Mendedikasikan Untuk Masyarakat
Gresik,harianjatim.net –Sempat kosong formasi Kaur Perencanaan Desa Gredek Kecamatan Duduksampeyan Kab.Gresik akhirnya bakal terisi. Setelah Panitia Pelaksanaan penjaringan dan penyaringan perangkat Desa (P3D setempat menggelar ujian tulis CAT (Computer Assisted Test) yang diadakan di Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Senin (3/11/2025).
Ujian dengan materi pengetahuan umum, bahasa indonesia, berhitung serta tes logika itu diikuti 5 peserta. Imam Saifudin berhasil mendapatkan hasil tertinggi dengan nilai 78, disusul Khumaidah nilai 51, David Febri Susetyo nilai 40, Noviya Yuni Astari nilai 25 serta Adek Novi Trianingsih nilai 22.
Kades Gredek, M.Bahrul Ghofar mengatakan proses P3D dapat berjalan lancar berkat dukungan semua pihak. Semua diserahkan kepada panitia.
“ Alhamdulillah semua proses berjalan lancar. Selamat bagi peserta yang mendapatkan nilai tertinggi. Bagi yang terpilih harus siap mengabdikan dan mendedikasikan diri untuk kepentingan masyarakat. Bagi yang belum diberi kesempatan jangan patah semangat dan berkecil hati, masih banyak ruang untuk mendedikasikan diri untuk kepentingan masyarakat,” pesan Ghofar usai ujian CAT di Kampus UMG, Senin (3/11/2025).
“ Terimaksih banyak kepada panitia P3D dan UMG. Ujian CAT bisa berjalan lancar dan transparan,” tambah Ghofar menutup sambutannya.
Sementara Camat Duduksampeyan M.Dedy Hartadi mengatakan kegiatan berjalan lancar mulai tahap persiapan, penjaringan hibgga seleksi.
“ Semua berjalan transparan. Ujian menggunakan CAT, setelah ujian langsung keluar hasilnya. Terimakasih kepada seluruh pihak yang sudah terlibat dalam pelaksanaan P3D,” kata Dedy.
Ia mengucapkan selamat kepada pemenang dan berpesan panitia P3D segera membuat laporan ke Pemdes dan kecamatan untuk diteruskan ke bupati. Karena sekarang laporannya langsung ke bupati. Semoga sukses kedepannya,” tutup Dedy.
Sementara Direktur Direktorat Sertifikasi Profesi Pengembangan Bahasa dan Usaha (SP2BU) UMG Djoko Soelistya mengungkapkan universitas membantu panitia P3D menggelar ujian CAT.
“ Kita netral tidak ada kepentingan apa-apa. Kita merasa bangga dan diapresiasi. Kita transparan, hasilnya semoga bisa diterima swmua pihak. Semua kita laporkan ke panitia P3D,” ungkap Djoko.
Ketua Panitia P3D Gredek, Andrian Adi Prasetyo mengatakan seleksi ujian menggunakan sistem CAT menjamin keamanan tanpa ada kebocoran soal.
“ Setelah selesai ujian hasilnya langsung keluar. Ditampilkan di layar monitor yang disaksikan peserta ujian secara langsung,” kata Andrian.
Ia menambahkan rekrutmen seleksi perangkat desa ini murni kompetisi secara obyektif dan fair tidak ada yang memberikan kunci jawaban atau kepentingan dengan peserta ujian.
“ Semua berjalan transparan. Peserta mendapatkan hak yang sama,” pungkas Andrian.
Seperti diketahui P3D Gredek tahun 2025 merupakan lanjutan dari P3D tahun 2024. Pada P3D waktu itu gagal menghasilkan kelayakan peserta.
Pasalnya hingga dilakukan ujian dua kali, sebanyak enam peserta tetap gagal memenuhi passing grade (ambang batas nilai) sesuai Perbup Gresik Nomor 19 Tahun 2017 tentang Tata Cara Penjaringan, Penyaringan, Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa. (dik)








