Tangani Longsor Gunturan, UPT PJJ Bina Marga Pacitan Diganjar Penghargaan

Pacitan,harianjatim.net – Penanganan cepat bencana alam tebing longsor Gunturan di ruas jalan provinsi Pacitan-Ponorogo yang dilakukan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Pacitan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jatim berbuah penghargaan dari Polres Pacitan.
Penghargaan diberikan langsung Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar kepada operator alat berat Wheel Loader UPT PJJ Pacitan, Fauzi di Polres Pacitan, Senin (18/5/2026).
Kepala UPT PJJ Pacitan Budi Harisantoso mengatakan penghargaan diberikan atas kinerja Tim URC yang telah menjalankan tugas selama 24 jam saat menangani longsor Gunturan dan melayani pengguna moda transportasi di wilayah kerja selama ini.
“ Alhamdulillah kita diberikan reward oleh bapak kapolres. Semoga jadi pemicu atas kinerja kedepan lebih baik lagi,” kata Budi setelah menerima penghargaan.
Budi menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Tim Polres Pacitan yang telah mendukung dan berkolaborasi untuk melayani pengguna transportasi di wilayah kerja UPT PJJ Pacitan.
“ Terima kasih atas reward yang telah diberikan kepada Tim URC, sekali lagi terima kasih,” ujarnya.
Ia mengungkapkan hujan yang masih mengguyur wilayah Kabupaten Pacitan meningkatkan potensi bencana tanah longsor di sejumlah titik rawan, terutama di sepanjang ruas jalan provinsi.
Menyikapi kondisi tersebut, UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Pacitan menyiagakan tim reaksi cepat untuk penanganan darurat.
“ Curah hujan yang masih relatif tinggi menjadi faktor utama meningkatnya risiko longsor, khususnya pada tebing di sepanjang jalur jalan provinsi,” ungkapnya.
Pihaknya telah menempatkan personel dan peralatan di sejumlah titik rawan guna memastikan akses jalan tetap aman dan dapat dilalui masyarakat.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan menghadapi potensi longsor yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
“ Kita mensiagakan personel alat berat dan alat pemotong pohon jika sewaktu-sewaktu terjadi gangguan di jalan,” tandas Budi.
Ia menambahkan, selain penanganan longsor, pihaknya juga rutin melakukan penambalan jalan berlubang di beberapa titik.
Upaya ini dilakukan setiap hari agar kondisi jalan tetap aman dan nyaman bagi pengguna jalan maupun transportasi.
Budi mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Pengguna jalan diminta mematuhi rambu lalu lintas serta meningkatkan kewaspadaan.
“ Bagi pengguna jalan tetap patuhi rambu lalu lintas dan mengurangi perjalanan malam untuk menghindari jika sewaktu-waktu terjadi bencana longsor tebing jalan,” pungkasnya. (dik)








