Berita

Warga Berharap Pembangunan Jalan Produksi Perikanan Dilanjutkan

Gresik,harianjatim.net – Terbangunnya Jalan Produksi Perikanan di jalan penghubung Desa Karangrejo-Sungonlegowo-Rabduboto Kecamatan Bungah disambut antusias petani tambak di wilayah setempat.

Meski begitu terbangunnya jalan sepanjang 218 meter lebar 3 meter dianggap masih belum maksimal mengurangi kesenjangan layanan publik. Pasalnya masih terdapat jalan sepanjang 5,8 kilometer berupa makadam kondisinya rusak berat.
Warga berharap akses menuju areal lahan tambak budidaya perikanan mereka digarap bertahap hingga tuntas.

“ Terasa jika masuk musim hujan. Kondisinya rusak berat. Kadang terpaksa harus jalan kaki jika ingin ke tambak,” ujar Mushlikin warga setempat.

Ia mengungkapakan rasa syukur jalan produksi perikanan sudah mulai tersentuh pembangunan. Apalagi konstruksinya memakai betonisasi.

“ Harapannya ada lanjutan pembangunan bertahap dari para pihak terkait. Keberadaanya sangat vital sebagai penopang perekonomian warga,” pungkasnya.

Kabid Perikanan, Dinas Perikanan Gresik Ratna Heri S mengungkapkan pembangunan jalan produksi perikanan yang berada di Desa Karangrejo sampai Randuboto bisa menunjang kapasitas produksi perikanan di wilayah setempat. Sumber angggaran pembangunan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN Tahun Anggaran 2024.

“ Ada sekitar 1200 hektar lahan perikanan. Kendalanya masih di sarana punanjang infrastruktur. Khususnya jalan, mobilisasi menuju lahan tambak perikanan,” kata Ratna di kantornya, Senin (3/2/2025).

Masih menurutnya pembangunan jalan produksi perikanan tersebut jadi prioritas pembangunan. Namun saat ini kondisinya masih minim anggaran.

“ Jumlah anggaran masih minim. Kemarin dalam pengerjaan melalui DAK. Untuk menuntaskan jalan sepanjang 6 kilometer itu membutuhkan anggaran yang besar. Kita akan bersinergi dengan steakholder terkait dan pemdes di wilayah tersebut untuk menyokong perbaikan jalan tersebut,” ungkapnya.

Selain menuntaskan jalan produksi, Dinas Perikanan Gresik tahun 2024 juga berhasil membangun kolam pembenihan di Kecamatan Panceng.

“ Ada dua kolam pembenihan. Rencananya untuk pembenihan bibit udang. Rencananya tahun ini akan berjalan,” tandasnya.

Produksi perikanan budidaya Kabupaten Gresik dari tahun 2023 ke tahun 2024 mengalami peningkatan. Tahun 2023 mencapai 152.917.475 kilogram, nilai produk Rp 3.238.801.077 sementara tahun 2024 mencapai 155.972.010 kilogram, nilai produk Rp 3.285.501.092.

Komoditas ikan bandeng menduduki penyumbang sektor perikanan budidaya terbesar. Tahun 2023 mencapai 90.504.550 kilogram, nilai produk Rp 1.832.581.667 sementara tahun 2024 mencapai 90.416.118 kilogram, nilai produk Rp 1.780.448.887.

“ Di Kecamatan Bungah sektor perikanan budidaya tahun 2024 mencapai 20.288.979 kilogram. Rinciannya ikan air payau 13. 621.113 kilogram sedangkan air tawar 6.667.865 kilogram,” pungkas Ratna. (dik)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button