Teken MoU Dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Gus Barra Harapkan Pembangunan Daerah Meningkat

Penandatanganan berita acara MoU antara Pemkab Mojokerto dengan pihak Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Mojokerto, harianjatim, net – Pemerintah Kabupaten Mojokerto meneken Memorandum of Understanding (MoU) dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Perjanjian kerjasama antarlembaga yang diharapkan dapat mengerek pembangunan daerah ini dilakukan di Pendopo Graha Maja Tama, Selasa (26/8/2025).
Kesepakatan disaksikan sejumlah pasang mata yang hadir dalam acara, siang tersebut. Kedua belah pihak tengah menyelaraskan dan mengoptimalkan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat untuk mendukung serta mempercepat pembangunan daerah.
“Kami berkomitmen untuk membangun sumberdaya manusia Kabupaten Mojokerto yang lebih unggul dan berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan zaman. Anak anak muda Mojokerto, harus bisa menjadi generasi emas yang berilmu, berkarakter, berakhlaq dan berdaya saing,” Tutur Bupati Muhammad Al Barra.

Kepala daerah yang merupakan putra pertama kyai pengasuh ponpes Amanatul Ummah, Asep Saifuddin Chalim menandaskan kerjasama ini melibatkan partisipasi aktif perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), penerapan hasil penelitian, dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk kesejahteraan daerah, serta membantu meningkatkan pembangunan daerah secara berkelanjutan.
“Kita menyadari masih banyak kendala yang kita hadapi maupun dihadapi oleh masyarakat khususnya masalah keterbatasan ekonomi, untuk melanjutkan pendidikan jenjang yang lebih tinggi, ” Bebernya.
Karenanya,lanjut Gus Barra, pihaknya akan memberikan dukungan melalui program pemberian bea siswa bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto yang berprestasi, atau hafidz hafidzoh. Program ini diharapkan dapat membuka akses yang luas. Bagi putra putri mojokerto untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi. tanpa harus terkendala masalah biaya.
“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada lagi anak Mojokerto yang cerdas, rajin potensi tapi harus putus kuliah, hanya karena persoalan ekonomi, ” Katanya.
Karenanya, atas program kerjasama dengan perguruan tinggi ini, maka kedua belah pihak akan bersama-sama meningkatkan sumberdaya warga Kabupaten Mojokerto. Tak hanya itu, Pemkab Mojokerto ke depan juga akan memberikan beasiswa pada warga yang dampaknya akan mengangkat harkat dan derajat Kabupaten Mojokerto. (Adv/nin)








