BeritaDaerahPendidikan

Menteri Sosial Pantau Proyeksi Sekolah Rakyat dan Akurasi Data di Pamekasan

Pamekasan, harianjatim.net – Menteri Sosial Saifullah Yusuf melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Minggu, 10 Mei 2026, untuk meninjau pelaksanaan Sekolah Rakyat dan bantuan sosial, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) di wilayah tersebut.

Saifullah Yusuf menjelaskan di sela-sela kegiatan bahwa salah satu program prioritas Presiden RI adalah Sekolah Rakyat, di mana program ini merupakan hasil kolaborasi dengan program pemberdayaan masyarakat yang telah berjalan sebelumnya seperti Program Keluarga Harapan.

Menteri Sosial melakukan pengecekan langsung pelaksanaan program tersebut dengan mencocokkan pemutakhiran data penerima berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yakni sistem basis data terpadu yang memuat informasi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan seluruh penduduk berbasis NIK.

Saifullah Yusuf menegaskan bahwa pemutakhiran data merupakan fokus utama, mengingat DTKS kini telah bertransformasi menjadi DTSEN.

Data ini menjadi fondasi utama untuk melaksanakan program prioritas Presiden guna memastikan bantuan sosial tepat sasaran dan berkeadilan, ujar Menteri Sosial.

Acara yang digelar di aula Universitas Islam Negeri (UIN) Madura tersebut bertajuk Kolaborasi Program Prioritas dalam Rangka Membangun Sumber Daya Manusia Menuju Kemandirian Ekonomi dan dihadiri oleh para pelaksana pekerja sosial serta petugas pendamping PKH.

Menteri Sosial memaparkan bahwa selama ini muncul dugaan sekitar 40 persen penerima bantuan sosial tidak tepat sasaran.

Hal ini diketahui atas temuan pendamping PKH di lapangan yang menyebutkan bahwa di antara penerima bantuan ada orang mampu, kata Saifullah Yusuf.

Karena itu, Saifullah Yusuf menilai penyempurnaan data merupakan hal penting agar semua bantuan yang telah dicanangkan pemerintah bisa benar-benar tepat sasaran.

Selain menjelaskan tentang program prioritas Presiden, Menteri Sosial juga memaparkan maksud dan tujuan pemerintah mendirikan Sekolah Rakyat.

Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat bertujuan untuk memfasilitasi warga miskin dan kurang mampu agar bisa tetap melanjutkan pendidikan.

Dalam pelaksanaannya program ini juga berkolaborasi dengan lintas instansi, lintas kementerian, termasuk dengan BPS, tambah Menteri Sosial.

Pada akhir acara, Saifullah Yusuf berfoto bersama dengan pendamping PKH, siswa Sekolah Rakyat, dan operator desa yang hadir dalam kegiatan tersebut.(wa/an)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button