
Magetan, harianjatim.net – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Magetan, Jawa Timur gencar melakukan kegiatan Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) guna meningkatkan konsumsi ikan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga dan mencegah stunting.
Kepala Disnakkan Kabupaten Magetan Nur Haryani di Magetan mengatakan kampanye Gemarikan terus digaungkan sebagai investasi jangka panjang yang krusial guna menciptakan generasi masa depan yang sehat dan cerdas.
”Kami di Disnakkan Magetan terus berupaya meningkatkan indeks konsumsi ikan masyarakat melalui berbagai program edukasi, sosialisasi, dan kampanye Gemarikan di berbagai wilayah.”
”Konsumsi ikan secara rutin adalah langkah nyata untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak sekaligus mencegah stunting,” ujar Nur Haryani dalam kegiatan Gemarikan di Balai Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jumat.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan Gemarikan tersebut dilakukan bekerja sama dengan Anggota Komisi IV DPR RI Riyono dan Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Magetan Nur Wahyudi.
Melalui kegiatan tersebut, Disnakkan terus berupaya dan bersinergi dengan semua mitra untuk mendorong dan menggerakkan masyarakat agar membiasakan diri mengonsumsi ikan atau menjadikan sebagai upaya peningkatan sumber daya manusia.
”Disnakkan terus berupaya mendongkrak konsumsi ikan serta mengentaskan permasalahan terkait gizi buruk di lingkungan Kabupaten Magetan,” kata dia.
Anggota Komisi C DPRD Magetan Nur Wahyudi mengapresiasi langkah progresif Disnakkan.
Ia menyatakan siap mengawal program peningkatan gizi tersebut agar bisa menjangkau seluruh wilayah Magetan secara berkelanjutan.
”Gemar makan ikan bukan hanya tentang pola konsumsi, tetapi juga investasi kesehatan generasi masa depan.”
”Kami di DPRD tentu mendukung penuh program-program Disnakkan yang berkaitan dengan peningkatan gizi masyarakat dan pencegahan stunting,” kata Wahyudi.
Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI Riyono menambahkan bahwa program Gemarikan yang dijalankan Disnakkan Magetan menjadi bagian dari langkah strategis ketahanan pangan nasional berbasis protein hewani.
Ia menegaskan pentingnya intervensi program tersebut dari tingkat pusat hingga ke desa-desa.
”Potensi perikanan kita harus mampu dirasakan langsung oleh masyarakat bawah.”
”Kami di DPR RI terus mendorong agar program ketahanan pangan dan pemenuhan gizi ini mendapatkan alokasi dan perhatian serius,” tegasnya.
Disnakkan Magetan mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga untuk mulai membiasakan ikan sebagai menu wajib sehari-hari untuk keluarga.(wa/an)








