BeritaLifestylePolitik

Jaga Surabaya, Jaga Indonesia: Warga Surabaya Berikrar untuk Tolak Anarkisme

Surabaya, harianjatim.net – Sejumlah elemen masyarakat di Kota Surabaya berikrar “Jogo Suroboyo, Jogo Indonesia” di Tugu Pahlawan. Aksi ini merupakan respons nyata terhadap tindakan anarkistis yang sempat mengganggu keamanan dan perekonomian kota.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa ikrar ini bukan sekadar janji, melainkan komitmen untuk menjaga keamanan, gotong royong, dan hidup rukun. Ia menekankan bahwa warga Surabaya, yang memiliki “darah pejuang”, tidak boleh gentar dalam menghadapi ancaman apa pun.

“Surabaya adalah kota pahlawan. Kota yang dipertahankan oleh pejuang dari penjajah. Maka darahnya anak-anak Surabaya adalah darah pejuang,” kata Eri.

Ia menambahkan bahwa Kota Surabaya adalah milik seluruh warganya, sehingga semua elemen masyarakat harus bergerak bersama untuk menjaga kotanya. Eri juga mengapresiasi keberanian warga, khususnya warga Wonokromo dan Bubutan, yang secara swadaya menjaga keamanan di wilayah mereka saat terjadi kerusuhan.

Menurutnya, kejadian yang sempat terjadi merupakan pengingat agar warga Surabaya bergandengan tangan melawan anarkisme dengan menghilangkan ego dan kesombongan.

“Mungkin Surabaya hari ini kita terlalu banyak ego… Tapi hari ini kita diingatkan Tuhan bahwa rasa-rasa itu harus dihilangkan. Tapi dimulai dari kerendahan hati kita,” ujarnya.

Ikrar ini juga diharapkan dapat membangkitkan kembali perekonomian yang sempat terhenti akibat kerusuhan. Wali Kota Eri mengajak seluruh warga untuk tidak takut dan kembali beraktivitas normal, seperti membuka warung dan usaha lainnya.

“Ini waktunya kita bangkit, kita jaga kota tercinta kita ini,” ajaknya.

Acara ini diinisiasi oleh berbagai elemen masyarakat, seperti Karang Taruna, Pemuda Pancasila, Pramuka, PCNU, Muhammadiyah, dan lainnya. Hal ini menunjukkan semangat menjaga Surabaya dimiliki oleh seluruh lapisan warga.

Adapun lima butir ikrar yang diucapkan oleh warga Kota Surabaya adalah:

Menjaga Surabaya tetap aman dan rukun dalam kebersamaan.

Menguatkan Surabaya sebagai jati diri warga dan masa depan kota.

Menyampaikan aspirasi dengan kritis dan tidak mudah terprovokasi.

Menolak segala bentuk kekerasan dan anarkisme.

Bersatu dalam harmoni tanpa amarah dan saling tolong-menolong.( wa/ar)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button