BeritaNasional

MBG Berdampak Positif, Presiden Prabowo Sebut Sangat Penting Bagi Warga Kurang Mampu

JAKARTA, HARIANJATIM.NET – Presiden Prabowo Subianto mengatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki peran penting, terutama bagi masyarakat yang berada dalam kondisi sulit.

Hal itu disampaikan Prabowo menanggapi permintaan Bupati Nagekeo Simplisius Donatus agar program MBG tetap dilanjutkan di wilayahnya, dalam rapat koordinasi penanganan dampak gempa bumi di Markas Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834/Wakanga Mere, Desa Tonggurambang, Mbay, Nusa Tenggara Timur, Rabu (26/2/2026).

“Kalau untuk orang yang mampu, satu porsi makanan itu tidak ada artinya. Tapi untuk mereka yang dalam keadaan susah, dan susahnya juga berhari-hari,” kata Prabowo yang dipantau secara daring melalui siaran Sekretariat Presiden di Jakarta, Rabu (26/2/2026).

Presiden mengatakan manfaat MBG mungkin tidak terlalu dirasakan masyarakat yang berkecukupan.

Namun, bagi masyarakat kurang mampu, makanan bergizi yang diberikan secara rutin dapat memberikan dampak besar.

Menurut Prabowo, ia kerap mendengar cerita dari masyarakat yang mengalami kesulitan saat masih kecil.

Masyarakat mengaku pernah berangkat dan pulang sekolah dalam kondisi lapar.

Karena itu, Prabowo menilai MBG memiliki peran penting untuk membantu generasi saat ini, khususnya ibu dan anak.

“Syukur dia sudah lulus, tapi sekarang yang kita mikir adalah ibu-ibu dan anak-anak, ya. Jadi MBG berperan,” ujarnya.

Prabowo juga meyakini manfaat program tersebut akan semakin besar apabila didukung penguatan ekonomi masyarakat melalui Koperasi Desa Merah Putih dan pengembangan desa-desa nelayan.

Sementara itu, Bupati Nagekeo Simplisius Donatus mengatakan pihaknya mendukung keberlanjutan program MBG setelah melihat sejumlah dampak positif secara langsung di masyarakat.

Bupati mengatakan melakukan survei nonformal dengan melibatkan guru-guru di sekolah yang menerima program MBG.

Hasilnya, tingkat kehadiran siswa di sekolah-sekolah tersebut nyaris mencapai 100 persen.

“Saya minta mereka survei kehadiran siswa, nyaris 100 persen Bapak, siswa yang di mana ada jatah MBG itu nyaris 100 persen tingkat kehadirannya,” kata Simplisius.

Simplisius juga menyebut MBG memberikan dampak ekonomi bagi keluarga penerima manfaat.

Masyarakat yang terlibat dalam penyediaan MBG memperoleh penghasilan sehingga membantu meningkatkan kondisi ekonomi rumah tangga.

Bupati mengaitkan manfaat ekonomi tersebut dengan penurunan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di wilayahnya.( wa/an)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button