BeritaDaerahLifestyle

Pemkab Lumajang Jadikan Batik Motif Tumpak Sewu Sebagai Identitas Budaya Baru dan Penguat Ekonomi Kreatif

Lumajang, Jawa Timur (harianjatim.net) – Jumat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menjadikan batik motif Tumpak Sewu sebagai identitas budaya baru yang merepresentasikan keindahan alam sekaligus memperkuat ekonomi kreatif daerah.

​”Motif tersebut diproyeksikan menjadi cenderamata khas yang dapat dibawa pulang wisatawan setelah berkunjung ke Lumajang,” kata Bupati Lumajang Indah Amperawati dalam keterangannya, di Lumajang, Jumat.

​Menurut dia, Air Terjun Tumpak Sewu telah dikenal luas hingga mancanegara, sehingga memiliki nilai yang layak diangkat menjadi identitas budaya daerah.

​”Tumpak Sewu adalah Niagaranya Indonesia yang telah mendunia. Potensi besar itu harus dimanfaatkan untuk memperkuat identitas Kabupaten Lumajang, salah satunya melalui karya batik khas yang mengangkat keindahan Tumpak Sewu,” tuturnya.

​Ia mengatakan para perajin batik di Lumajang memiliki kreativitas yang mampu melahirkan karya khas, meskipun daerah itu bukan sentra batik seperti sejumlah wilayah lain di Jawa Timur.

​Untuk itu, pemerintah daerah menginisiasi pengembangan motif batik Tumpak Sewu sebagai ruang inovasi sekaligus penguatan identitas lokal.

​Inisiatif tersebut mendapat respons positif dari para pembatik dan hingga kini telah lahir 22 rancangan motif Batik Tumpak Sewu yang selanjutnya akan melalui proses penilaian untuk menentukan desain terbaik.

​”Itu merupakan tantangan bagi para pembatik, dan alhamdulillah mereka mampu menjawab tantangan tersebut dengan menghasilkan 22 model motif Batik Tumpak Sewu,” katanya.

​Ia mengatakan seluruh motif itu nantinya akan dinilai untuk dipilih sebagai motif terbaik yang menjadi kebanggaan Kabupaten Lumajang dan motif yang terpilih direncanakan untuk diproduksi dan dipasarkan sebagai salah satu oleh-oleh khas Lumajang.

​”Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat pengalaman wisata sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi perajin batik dan pelaku UMKM,” ujarnya.

​Selain menjadi produk ekonomi kreatif, lanjut dia, batik motif Tumpak Sewu juga diharapkan menjadi media promosi daerah yang memperkenalkan kekayaan alam dan budaya Lumajang kepada wisatawan.

​Dengan identitas visual yang khas, batik tersebut diharapkan semakin memperkuat citra Lumajang sebagai daerah wisata berbasis alam, budaya, dan ekonomi kreatif.​(wa/an)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button