Politik

PPP Bidik Kembali Kursi Senayan 2029, Ketum Mardiono Dapat Kenang-kenangan Lukisan Karya Jurnalis Mojokerto

Ketum PPP Muhamad Mardiono saat menerima sovenir berupa lukisan hasil karya Diak Eko, jurnalis senior di Mojokerto. 

Mojokerto, harianjatim.net – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menegaskan tekadnya untuk kembali memperoleh kursi di DPR RI pada Pemilu 2029. Komitmen tersebut disampaikan Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, saat membuka rapat akbar konsolidasi politik di kantor DPW PPP Jawa Timur, Surabaya, Senin (8/6/2029).

Di hadapan ratusan pengurus dan kader PPP se-Jawa Timur, Mardiono yang juga menjabat sebagai utusan khusus Presiden RI bidang ketahanan pangan menyampaikan sejumlah arahan politik terkait langkah partai menghadapi agenda politik mendatang.

Menurutnya, hasil Musyawarah Kerja Nasional PPP di Ancol menjelang muktamar menjadi landasan bagi seluruh kader untuk melakukan transformasi demi kemajuan bangsa sekaligus memperkuat posisi partai.

“Saya mengajak seluruh kader untuk melakukan transformasi dan terus berkontribusi bagi Indonesia,” ujarnya.

Mardiono mengaku optimistis PPP mampu kembali menembus parlemen nasional pada Pemilu 2029. Keyakinan tersebut didasarkan pada semakin solidnya koordinasi antara pengurus pusat dan daerah dalam menyatukan langkah serta memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Kami yakin, dengan sinergi yang kuat antara DPP dan DPW serta keselarasan gerak di semua tingkatan, PPP dapat kembali ke Senayan pada 2029,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Jawa Timur, Arif Winarko, menilai kehadiran ketua umum membawa semangat baru bagi kader di daerah. Ia berharap kolaborasi antara pengurus wilayah dan pusat semakin memperkuat mesin partai dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.

Legislator asal Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto tersebut juga menyatakan keyakinannya bahwa PPP memiliki peluang besar untuk kembali berjaya dan merebut kursi DPR RI pada Pemilu 2029.

Selain membahas strategi dan prospek partai ke depan, kegiatan konsolidasi itu juga diwarnai momen menarik. Setelah memberikan pengarahan kepada para kader, Mardiono menerima cendera mata khusus dari Arif Winarko berupa sebuah lukisan suasana kampanye akbar PPP.

Lukisan karya Diak Eko, seorang jurnalis senior asal Mojokerto, itu mendapat perhatian khusus dari Mardiono. Ia mengaku terkesan dengan makna yang terkandung dalam karya tersebut.

“Lukisan ini saya maknai sebagai gambaran kiblat yang dikelilingi umat. Saya berharap suatu saat logo PPP dapat merepresentasikan suasana seperti saat umat bertawaf di Ka’bah,” ungkapnya. (Ud)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button