Sambut Lebaran 1447 H, Ribuan Warga Rentan di Mojokerto Terima Bantuan Tunai

Mojokerto, harianjatim.net – Pemerintah Kota Mojokerto menggelontorkan paket bantuan sosial (bansos) bagi kelompok rentan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Penyerahan bantuan dilakukan langsung Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, di Sabha Kridatama Rumah Rakyat Kota Mojokerto, Selasa (3/3/2026).
Kegiatan yang berada di bawah pengampuan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPA) Kota Mojokerto itu digelar secara maraton mulai Selasa hingga Kamis mendatang.
Pada hari pertama, Pemkot Mojokerto menyalurkan bantuan uang tunai kepada 294 tukang becak kurang mampu. Masing-masing penerima memperoleh Rp350.000 yang bersumber dari APBD Kota Mojokerto.
Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita mengatakan, bantuan tersebut rutin diberikan setiap tahun menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Menurutnya, para tukang becak termasuk kelompok dengan penghasilan tidak menentu sehingga rentan terdampak kenaikan harga kebutuhan pokok jelang lebaran.
“Bansos untuk tukang becak ini kita berikan setiap tahun menjelang Hari Raya Idul Fitri, karena kita tahu harga-harga menjelang lebaran cenderung naik dibandingkan hari biasa,” ujarnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban ekonomi penerima manfaat, terutama dalam memenuhi kebutuhan keluarga selama momentum hari raya.
Selain tukang becak, Pemkot juga menyiapkan bantuan bagi 243 penyandang disabilitas yang akan disalurkan pada Rabu. Selanjutnya, pada Kamis mendatang bantuan akan diberikan kepada 193 anak yatim piatu nonpanti dan 1.077 lansia kurang mampu.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinsos PPA Kota Mojokerto, dr. Farida Mariana M.Kes, berharap bantuan sosial tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penerima.
“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga, sehingga para penerima bisa menyambut hari raya dengan bahagia,” harapnya.
Melalui penyaluran bertahap ini, pihaknya juga menegaskan komitmen agar program bantuan sosial dapat berjalan berkelanjutan serta tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan. (Ud)








