Tiket Mudik Lebaran 2026 dari Daop 8 Surabaya Laris Manis, 42 Persen Sudah Terjual

SURABAYA, Harianjatim.net – PT KAI Daop 8 Surabaya mencatat penjualan tiket kereta api untuk periode mudik Lebaran 2026 mengalami peningkatan signifikan. Hingga awal Maret 2026, sekitar 42 persen tiket kereta api jarak jauh telah terjual.
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengatakan tingginya penjualan tiket menunjukkan antusiasme masyarakat untuk menggunakan transportasi kereta api saat mudik Lebaran tahun ini.
“Berdasarkan data sementara, sekitar 42 persen tiket kereta api untuk keberangkatan dari wilayah Daop 8 Surabaya telah terjual. Namun masih tersedia sekitar 130 ribu tiket untuk periode 11 hingga 20 Maret 2026,” ujar Luqman, Senin (2/3/2026).
Ia menjelaskan, masyarakat masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan tiket karena penjualan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal keberangkatan. Masyarakat juga disarankan untuk segera melakukan pemesanan agar tidak kehabisan tiket.
“Masyarakat dapat memesan tiket melalui aplikasi KAI Access, situs resmi KAI, maupun mitra penjualan resmi. Kami juga mengimbau pelanggan untuk merencanakan perjalanan lebih awal agar mendapatkan jadwal yang diinginkan,” tambahnya.
Sebagaimana diketahui, mudik menjadi tradisi tahunan masyarakat Indonesia menjelang perayaan Idulfitri. Pada momen tersebut, banyak masyarakat yang melakukan perjalanan ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga.
Salah satu penumpang kereta api, Rizky Pratama, mengaku mendukung layanan yang diberikan KAI karena dinilai semakin baik dari tahun ke tahun. Menurutnya, kereta api kini menjadi pilihan transportasi favorit saat mudik karena lebih tepat waktu dan nyaman.
“Sekarang layanan KAI semakin bagus, mulai dari ketepatan waktu, kebersihan kereta, sampai kemudahan pembelian tiket. Saya merasa perjalanan dengan kereta api lebih nyaman untuk mudik bersama keluarga,” ujarnya.
PT KAI Daop 8 Surabaya memprediksi jumlah penumpang akan terus meningkat mendekati puncak arus mudik. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan sejak dini demi kenyamanan selama perjalanan.








