
Malang, harianjatim.net – Bupati Malang M Sanusi optimistis beroperasinya Rumah Sakit Hermina Kepanjen di Kabupaten Malang, Jawa Timur mampu memberikan pelayanan kesehatan optimal bagi masyarakat, karena telah ditunjang berbagai fasilitas representatif, mulai dari pelayanan hingga perawatan pasien.
“Hari ini Rumah Sakit Hermina di Kabupaten Malang diresmikan dan semua fasilitasnya representatif dan nyaman, tadi ruang perawatan, tempat tidur, serta peralatannya bagus semua,” kata Sanusi di Malang, Rabu.
Ia menyampaikan dengan sistem dan pola pelayanan yang lengkap di rumah sakit tersebut, masyarakat di wilayah Kabupaten Malang serta sekitarnya akan mendapatkan opsi luas mengakses layanan kesehatan.
Sanusi berharap, manajemen hingga tenaga kesehatan di Rumah Sakit Hermina terus melayani masyarakat dengan semaksimal mungkin.
“Mudah-mudahan terus berjalan dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Komisaris Utama PT Medikaloka Tbk, dr Hasmoro. SpAn (KIC), MHA, M.M., menyampaikan Rumah Sakit Hermina Kepanjen menjadi fasilitas kesehatan ke-54 dalam jaringan Herminal Hospitals.
Ia menyampaikan, pemilihan lokasi pendirian rumah sakit tak terlepas dari tingkat mobilisasi dan aktivitas sosial ekonomi berjalan masif di wilayah Kepanjen.
Kondisi tersebut, lanjutnya, mendorong kebutuhan akan fasilitas kesehatan yang mudah dijangkau dan mampu memberikan pelayanan secara cepat serta komprehensif.
“Kami ingin kehadiran Rumah Sakit Hermina Kepanjen tidak hanya menambah fasilitas kesehatan, tetapi turut menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat secara lebih luas,” kata dia.
Rumah Sakit Hermina Kepanjen yang dibangun di lahan seluas 18.148 meter persegi dengan luas bangunan 9.630 meter persegi memiliki daya tampung 100 tempat tidur.
Pada tahap awal operasional, rumah sakit tersebut memiliki 43 dokter spesialis, enam dokter sub spesialis, satu ahli gizi, dua fisioterapis, dan 34 tenaga perawat.
Rumah Sakit Hermina Kepanjen telah dilengkapi layanan laboratorium, radiologi, hingga farmasi, untuk mendukung proses pemeriksaan, diagnosis, dan pengobatan secara terintegrasi.
Kehadiran berbagai fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan proses pelayanan yang lebih efektif sekaligus memudahkan pasien memperoleh kebutuhan kesehatan dalam satu fasilitas.( wa/an)








